Dadu Acak Otomatis Berbasis ATmega 8535
Dadu Acak Otomatis Berbasis ATmega 8535
Dosen Pengampu : DR. Samuel Beta K.,Ing.Tech, M.T. Kelompok 3 EK-2B
|
Arfie Maulana Hasby |
3.32.24.1.02 |
|
Felda Cleodora widyadhari |
3.32.24.1.10 |
|
Muhammad Yovie A |
3.32.24.1.17 |
|
Nurralam Prasetya |
3.32.24.1.18 |
PROGRAM STUDI
TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN
TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI
SEMARANG 2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan
Akhir dengan judul “Dadu Acak Otomatis Berbasis ATmega8535” ini dapat
diselesaikan dengan baik. Laporan ini disusun sebagai pemenuhan tugas mata
kuliah Laboratorium Mikrokontroler sekaligus sebagai implementasi praktis dalam
perancangan sistem embedded sederhana.
Sistem dadu acak otomatis ini dirancang untuk menghasilkan angka secara acak dari 1 hingga 6 sebagai pengganti
dadu konvensional. Dalam sistem ini, ATmega8535 berperan sebagai unit
pengendali utama yang memproses input dari push button sebagai pemicu pengacakan dan mengendalikan output berupa
LED
sebagai penampil hasil angka dadu. Sistem bekerja secara otomatis sehingga
menghasilkan pengacakan yang cepat, konsisten, dan akurat.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
Bapak DR. Samuel Beta K., Ing.Tech, M.T. selaku Dosen Pengampu mata kuliah atas
bimbingan, arahan, dan motivasi yang telah diberikan selama proses perancangan
alat hingga penyusunan laporan ini.
Kami menyadari bahwa laporan ini masih memiliki keterbatasan
dan kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat konstruktif
sangat kami harapkan demi penyempurnaan di masa yang akan datang. Semoga laporan
ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan dalam bidang
elektronika dan sistem embedded.
Semarang, 20 Desember 2025
Kelompok 3 EK-2B
BAB I PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Perkembangan teknologi elektronika dan
sistem embedded mendorong pemanfaatan mikrokontroler dalam berbagai aplikasi untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan suatu sistem. Salah satu penerapan sederhana namun
penting adalah sistem pengacakan angka, seperti pada permainan dadu, yang
secara konvensional masih dilakukan secara manual dan bergantung pada faktor
manusia sehingga hasil pengacakan kurang
konsisten dan berpotensi menimbulkan ketidakakuratan.
Dadu acak otomatis berbasis ATmega8535
dirancang sebagai solusi untuk menggantikan dadu konvensional dengan sistem
elektronik yang mampu menghasilkan angka secara acak dan objektif.
Mikrokontroler ATmega8535 digunakan sebagai pengendali utama yang memproses input dari push button sebagai pemicu pengacakan dan menampilkan
hasil angka dadu melalui LED. Dengan sistem ini, proses pengacakan dapat
dilakukan secara cepat, akurat, dan berulang tanpa pengaruh subjektivitas pengguna.
Melalui perancangan dan pembuatan sistem
dadu acak otomatis ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai
prinsip kerja mikrokontroler, penerapan algoritma pengacakan angka,
serta integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Proyek ini juga
diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang aplikatif dalam mata kuliah
Laboratorium Mikrokontroler serta pengembangan sistem embedded sederhana.
1.2.
Tujuan
Tujuan dari perancangan dan pembuatan
Dadu Acak Otomatis Berbasis ATmega8535 adalah untuk merancang, membangun, dan
mengimplementasikan sistem dadu elektronik yang
mampu menghasilkan angka acak dari 1 hingga 6
secara otomatis sebagai
alternatif dadu konvensional. Proyek ini bertujuan untuk menerapkan
konsep random number generation pada
sistem embedded serta memahami proses kerja mikrokontroler ATmega8535 sebagai
pengendali utama dalam mengolah input dari push button dan mengendalikan output
berupa LED. Selain itu, proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
dan keterampilan dalam pemrograman mikrokontroler, perancangan rangkaian
elektronik, serta integrasi
antara perangkat keras dan perangkat lunak dalam suatu sistem
mikrokontroler.
1.3.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana merancang dan
merealisasikan sistem dadu acak otomatis berbasis mikrokontroler ATmega8535?
2.
Bagaimana cara menghasilkan angka
acak dari 1 hingga 6 menggunakan ATmega8535 secara otomatis dan konsisten?
3.
Bagaimana mengintegrasikan push
button sebagai input dan LED sebagai output pada sistem dadu acak otomatis?
4.
Bagaimana kinerja sistem dalam
menampilkan hasil pengacakan angka secara cepat dan akurat?
2.1
ATmega 8535
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Gambar 2.1 ATmega 8535
ATmega8535 adalah mikrokontroler 8-bit keluarga AVR yang banyak digunakan pada sistem embedded karena
memiliki arsitektur RISC yang efisien dan mudah diprogram. Mikrokontroler ini
dilengkapi memori Flash, SRAM, dan EEPROM serta empat port I/O (Port A–D) yang
mendukung pengolahan input dan output. Dengan fitur pendukung seperti timer,
interupsi, dan ADC, ATmega8535 sangat sesuai digunakan sebagai pengendali utama pada
sistem dadu acak otomatis untuk memproses input, menjalankan pengacakan angka,
dan mengendalikan output secara andal.
2.2
LED
Gambar 2.2 LED
LED (Light Emitting
Diode) adalah komponen
elektronika semikonduktor
yang berfungsi sebagai indikator atau media tampilan dengan memancarkan cahaya
ketika dialiri arus listrik. LED bekerja berdasarkan prinsip elektroluminesensi, yaitu perubahan energi listrik menjadi
energi cahaya. Dalam sistem elektronik, LED umumnya digunakan karena
memiliki konsumsi daya rendah, umur pakai yang panjang, dan respon yang cepat.
Pada proyek dadu acak otomatis
berbasis ATmega8535, LED digunakan sebagai output untuk menampilkan hasil angka dadu, di mana kombinasi nyala LED merepresentasikan nilai angka yang dihasilkan oleh mikrokontroler.
2.3 Push Button
Gambar 2.3 Push Button
Push button adalah saklar sederhana yang memberi input ke
mikrokontroler ketika ditekan, di mana saat ditekan ia menghubungkan rangkaian
sehingga pin mikrokontroler membaca perubahan logika (HIGH/LOW) untuk
menjalankan fungsi tertentu, seperti mereset penghitung, memulai atau menghentikan proses, atau memberikan
perintah manual lainnya; push button harus dipasangi
pull-up atau pull- down resistor agar pin tidak “floating” dan pembacaan tombol
tetap stabil, sehingga sistem counter dapat mendeteksi tekanan tombol dengan
benar tanpa error.
2.4 Crystal
Gambar 2.4 Crystal
Crystal (Crystal Oscillator) adalah komponen elektronika
yang berfungsi sebagai sumber clock
atau pewaktu pada sistem mikrokontroler. Crystal bekerja berdasarkan sifat getaran kristal kuarsa yang
menghasilkan frekuensi osilasi sangat stabil ketika diberi tegangan. Frekuensi
ini digunakan oleh mikrokontroler sebagai acuan dalam menjalankan instruksi,
mengatur kecepatan eksekusi program, serta menentukan ketepatan waktu pada timer dan komunikasi
data. Pada sistem dadu acak otomatis
berbasis ATmega8535, crystal digunakan untuk memastikan mikrokontroler bekerja
secara stabil dan akurat sehingga proses pengacakan angka dan pengendalian LED
dapat berjalan dengan baik.
BAB III
PERANCANGAN ALAT
3.1 Daftar Alat dan Bahan
1.
ATmega 8535
2.
LED
3.
Push Button
4.
Crystal
3.2 Cara Kerja
Sistem dadu acak otomatis berbasis ATmega8535 bekerja
dengan memanfaatkan push button sebagai input dan LED sebagai output tampilan. Ketika sistem diberi
catu daya, mikrokontroler ATmega8535 akan melakukan inisialisasi port input dan output
serta memastikan sistem berada dalam kondisi siap.
Saat push button ditekan, ATmega8535 mendeteksi perubahan logika pada pin input dan menjalankan
program pengacakan angka. Mikrokontroler kemudian menghasilkan bilangan acak dengan rentang
1 hingga 6 berdasarkan algoritma yang telah ditanamkan.
Hasil pengacakan tersebut diproses dan ditampilkan melalui kombinasi nyala LED
sesuai dengan nilai angka dadu yang diperoleh.
Setelah hasil ditampilkan, sistem akan kembali ke kondisi
awal dan menunggu penekanan push button berikutnya. Dengan mekanisme tersebut,
sistem mampu menghasilkan angka dadu secara otomatis, cepat, dan konsisten
tanpa memerlukan pengacakan manual.
BAB IV
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil perancangan, pembuatan, dan pengujian
yang telah dilakukan, dapat
disimpulkan bahwa sistem Dadu Acak Otomatis Berbasis ATmega8535 berhasil
direalisasikan dan dapat berfungsi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Mikrokontroler ATmega8535 mampu bekerja
sebagai pengendali utama
dalam sistem dengan mengolah
input dari push button, menjalankan proses pengacakan angka, serta
mengendalikan output berupa LED untuk menampilkan hasil angka dadu secara
otomatis.
Sistem dadu acak otomatis ini mampu menghasilkan angka acak dalam rentang 1
hingga 6 secara konsisten dan cepat, sehingga dapat digunakan sebagai
alternatif dadu konvensional. Proses pengacakan dan penampilan hasil dapat
berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan yang berarti selama pengujian.
Selain itu, proyek ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai
prinsip kerja sistem embedded, khususnya dalam hal pemrograman mikrokontroler,
pengolahan input dan output, serta integrasi antara perangkat keras dan
perangkat lunak.
Dengan selesainya proyek
ini, dapat disimpulkan bahwa ATmega8535
sangat cocok digunakan untuk pengembangan sistem embedded sederhana. Proyek
ini juga dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut, seperti penambahan media tampilan lain atau penerapan algoritma pengacakan yang lebih
kompleks di masa mendatang.
5.1 Referensi
BAB V DAFTAR PUSTAKA
Atmel Corporation. (2006). ATmega8535 AVR Microcontroller Datasheet.
https://ww1.microchip.com/downloads/en/DeviceDoc/doc2503.pdf
Malvino, A. P., & Bates, D. J. (2015).Prinsip-Prinsip Elektronika (Edisi 7). Jakarta:SalembaTeknika.
https://onesearch.id/Record/IOS13499.slims-2986
Mazidi, M. A., Mazidi, J. G., & McKinlay, R. D. (2011). The AVR Microcontroller and Embedded
Systems: Using Assembly and C. PearsonEducation.https://www.pearson.com/en-us/subject-
catalog/p/avr-microcontroller-and-embedded- systems/P200000006295
Putra, A. E. (2018). Belajar Mikrokontroler AVR ATmega8535. Yogyakarta:AndiOffset.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1133365
Sutanto, H. (2017). Sistem Embedded
dan Aplikasinya. Bandung: Informatika.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1085939
5.2
Youtube
https://youtu.be/8LaVPuCfevs?si=O_bfuSOEUznAMmCJ
5.3 PPT
https://www.canva.com/design/DAG7xtRgiz0/pN2GkW0VkJQTmsP63 KI3CA/edit?utm_content=DAG7xtRgiz0&utm_campaign=designshare &utm_medium=link2&utm_source=sharebutton
Komentar
Posting Komentar