Pemindaian dan Penampilan Tombol Keypad 3×4 ke 7-Segment Display menggunakan Mikrokontroler 8051
Pemindaian dan Penampilan Tombol
Keypad 3×4 ke 7-Segment Display menggunakan Mikrokontroler 8051
Dosen
Pengampu :
Dr.
Samuel Beta Kuntardjo, Ing.Tech., M.T.
Disusun
Oleh :
1. Ahmad Ariz Abdurahman 4.34.24.0.3
2.Fikry Azzaky 4.34.24.0.10
3.Lovandika Fadhie Kiaradesma 4.34.24.0.15
4. Qamara Annura H 4.34.24.0.22
PROGRAM
STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA
JURUSAN
TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK
NEGERI SEMARANG
2025
Kata Pengantar
Puji syukur
ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan laporan Tugas Akhir Semester dengan judul “Pemindaian Keypad
3×4 dan Penampilan Hasil ke 7-Segment Display menggunakan Mikrokontroler 8051”.
Laporan ini
disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban akademik dalam mata kuliah
Mikrokontroler. Tujuan dari penyusunan laporan ini adalah untuk
mendokumentasikan proses perancangan, implementasi, serta pengujian sistem
pemindaian keypad 3×4 yang dihubungkan dengan mikrokontroler 8051 dan
ditampilkan pada 7-segment display.
Kami
berharap laporan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya mahasiswa
dan praktisi yang ingin memahami lebih dalam mengenai teknik interfacing antara
perangkat input dan output pada mikrokontroler.
Kami
menyadari bahwa laporan ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, kritik
dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi perbaikan di masa mendatang.
Semoga laporan ini dapat menjadi referensi yang berguna dalam pengembangan ilmu
pengetahuan dan praktik di bidang elektronika digital.
I.
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Perkembangan sistem digital dan
mikrokontroler menuntut adanya perangkat input yang sederhana, efektif, dan
mudah diimplementasikan. Salah satu perangkat input yang banyak digunakan dalam
sistem berbasis mikrokontroler adalah keypad matriks, khususnya keypad 3x4,
karena mampu menyediakan banyak pilihan input dengan jumlah pin yang relatif
sedikit. Keypad jenis ini umum digunakan pada aplikasi seperti sistem keamanan,
kalkulator, mesin antrian, dan sistem kontrol sederhana. Oleh karena itu,
pemahaman mengenai cara kerja dan pemrograman keypad matriks menjadi hal yang
penting dalam pembelajaran mikrokontroler.
Pada praktikum ini digunakan mikrokontroler 8051 untuk
mengimplementasikan pembacaan input dari keypad 3x4 dengan metode scanning
baris. Metode ini dipilih karena sederhana dan efisien, di mana mikrokontroler
mengaktifkan baris secara bergantian dan membaca kondisi kolom untuk mengetahui
tombol yang ditekan. Melalui percobaan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami
konsep dasar interfacing keypad, proses scanning, serta pengolahan data input
menjadi keluaran digital yang dapat ditampilkan atau digunakan untuk proses
selanjutnya.
1.2
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana cara mikrokontroler 8051 melakukan pemindaian tombol pada
keypad 3×4 secara sistematis dan efisien?
2.
Bagaimana cara mengidentifikasi tombol yang
ditekan berdasarkan kombinasi baris dan kolom pada keypad?
3.
Bagaimana cara menampilkan hasil penekanan
tombol ke 7-segment display menggunakan kode yang sesuai?
1.3 Tujuan
Mendeteksi tombol yang ditekan pada keypad
3×4.
1.
Merancang sistem pemindaian keypad 3×4
menggunakan mikrokontroler 8051 yang mampu mendeteksi
tombol yang ditekan secara sistematis dan efisien melalui proses aktivasi baris
dan pembacaan kolom.
2.
Mengidentifikasi tombol yang ditekan
berdasarkan kombinasi baris dan kolom, serta
menghubungkannya dengan nilai numerik yang sesuai menggunakan pemetaan logika
dalam subrutin program.
3. Menampilkan hasil penekanan tombol ke 7-segment display dengan mengakses tabel kode heksadesimal dan mengirimkan data ke port output, sehingga pengguna dapat melihat angka yang ditekan secara langsung
II. METODOLOGI
1. Metodologi yang digunakan dalam pembuatan sistem
pembacaan keypad 3x4 ini meliputi beberapa tahapan utama, yaitu perancangan
perangkat keras, perancangan perangkat lunak, implementasi, dan pengujian.
Tahap pertama adalah perancangan perangkat keras, yaitu menentukan konfigurasi
mikrokontroler 8051 serta pemetaan pin yang digunakan untuk menghubungkan
keypad 3x4. Pada tahap ini, baris keypad dihubungkan ke port P0.0 sampai P0.3,
sedangkan kolom keypad dihubungkan ke port P0.4 sampai P0.6. Selain itu, ditentukan
pula penggunaan Port 1 sebagai keluaran untuk menampilkan data hasil pembacaan
tombol dalam bentuk kode heksadesimal, yang umumnya digunakan sebagai input
tampilan seven segment atau perangkat output lainnya. Pemilihan jalur koneksi
dan konfigurasi port dilakukan agar proses scanning dapat berjalan dengan
efisien dan stabil.
2. Tahap berikutnya adalah perancangan perangkat lunak,
di mana program dibuat menggunakan bahasa assembly mikrokontroler 8051. Pada
tahap ini dirancang algoritma scanning keypad dengan metode scanning baris,
yaitu dengan mengaktifkan satu baris secara bergantian dan membaca kondisi
kolom untuk mendeteksi tombol yang ditekan. Program dibagi ke dalam beberapa
subrutin sesuai dengan masing-masing baris keypad, sehingga memudahkan proses
identifikasi tombol berdasarkan kombinasi baris dan kolom. Selain itu, digunakan
flag F0 sebagai penanda bahwa sebuah tombol telah terdeteksi, sehingga sistem
dapat menghentikan proses scanning untuk mencegah pembacaan input secara
berulang. Setiap tombol yang terdeteksi kemudian dikonversi ke dalam kode
heksadesimal yang sesuai dan dikirimkan ke Port 1 sebagai keluaran.
3. Setelah perancangan perangkat keras dan perangkat
lunak selesai, dilakukan implementasi sistem, yaitu dengan memprogram
mikrokontroler 8051 menggunakan program yang telah dibuat serta merangkai
keypad sesuai dengan desain yang telah direncanakan. Pada tahap ini, sistem
dijalankan untuk memastikan bahwa proses scanning baris, pendeteksian kolom,
serta pengiriman data ke Port 1 berjalan sesuai dengan logika program.
4. Tahap terakhir adalah pengujian, di mana seluruh tombol pada keypad 3x4 diuji dengan menekan satu per satu tombol untuk memastikan bahwa setiap input dapat terdeteksi dengan benar. Pengujian dilakukan dengan mengamati keluaran pada Port 1 dan memastikan bahwa nilai yang dihasilkan sesuai dengan tombol yang ditekan. Selain itu, pengujian juga dilakukan untuk memastikan bahwa sistem tidak membaca input ganda dan proses scanning berhenti setelah tombol terdeteksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara stabil dan sesuai dengan perancangan yang telah dibuat.
III.KAJIAN
PUSTAKA
1) Komponen Utama
2)
ATMega8051: Mikrokontoler 8-bit dari keluarga AVR yang digunakan untuk
mengontrol sistem. Mendukung pengaturan pin sebagai input dan output serta
memiliki instruksi assembly yang sederhana.
3)
Sevent Segmen
Seven
segment yang diaktifkan oleh sinyal
logika HIGH. Bertindak sebagai perangkat utama yang dikontrol dalam sistem ini.
4)
Keypad
Sebagai perangkat input yang digunakan untuk memasukkan data berupa angka atau simbol ke dalam sistem berbasis mikrokontroler 8051. Keypad 3x4 berfungsi mendeteksi tombol yang ditekan oleh pengguna melalui metode scanning baris dan kolom, kemudian mengirimkan informasi tersebut ke mikrokontroler untuk diproses.
Pada
program ini, keypad digunakan untuk membaca input tombol angka 0 sampai 9, di
mana setiap tombol yang ditekan akan diidentifikasi berdasarkan kombinasi baris
dan kolomnya. Nilai tombol yang terdeteksi selanjutnya dikonversi ke dalam
bentuk kode heksadesimal dan dikirimkan ke Port 1 sebagai keluaran, yang dapat
digunakan untuk menampilkan angka pada seven segment atau sebagai data input
untuk proses selanjutnya.
2) Blog Diagram
3) Flowchart
5)
Program
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Program yang dibuat bertujuan untuk melakukan pembacaan
input dari keypad 3x4 menggunakan mikrokontroler 8051 dengan metode scanning
baris. Berdasarkan hasil pengujian, program mampu mendeteksi setiap tombol yang
ditekan pada keypad dengan baik. Proses scanning dilakukan dengan mengaktifkan
satu baris keypad secara bergantian melalui port P0.0 sampai P0.3, kemudian
membaca kondisi kolom pada P0.4 sampai P0.6 untuk menentukan tombol yang
ditekan. Ketika sebuah tombol ditekan, kolom terkait akan bernilai LOW dan
program akan melompat ke subrutin yang sesuai dengan kombinasi baris dan kolom
tersebut.
Setiap subrutin tombol akan mengatur flag F0 sebagai penanda
bahwa input telah diterima, kemudian memuat data heksadesimal ke dalam register
R7 dan mengirimkannya ke Port 1. Data heksadesimal yang dikirimkan ke Port 1
merupakan kode tampilan untuk angka 0 sampai 9, yang umumnya digunakan pada
tampilan seven segment. Setelah tombol berhasil dideteksi dan nilainya dikirim
ke Port 1, program akan berhenti pada label Done sehingga mencegah terjadinya
pembacaan ulang akibat tombol ditekan dalam waktu lama. Tombol bintang (*) dan
pagar (#) diberikan nilai dummy 0FFh karena tidak digunakan sebagai input
angka, namun tetap disertakan agar struktur keypad lengkap dan proses scanning
berjalan normal.
ecara keseluruhan, alur program berjalan secara sistematis
dimulai dari proses scanning baris, pendeteksian kolom, penentuan nilai tombol,
hingga penghentian program setelah input diterima. Hal ini menunjukkan bahwa
metode scanning yang digunakan sudah tepat dan mampu bekerja sesuai dengan
konfigurasi keypad 3x4.
V. KESIMPULAN
Program keypad 3x4 berbasis mikrokontroler 8051 ini berhasil
dijalankan dengan baik dan mampu mendeteksi setiap tombol yang ditekan sesuai
dengan posisi baris dan kolomnya. Nilai tombol yang ditekan dapat ditampilkan
melalui Port 1 dalam bentuk kode heksadesimal, serta penggunaan flag F0 efektif
untuk mencegah pembacaan input secara berulang. Dengan demikian, program ini
sudah memenuhi tujuan sebagai sistem input keypad dan dapat digunakan sebagai
dasar pengembangan aplikasi mikrokontroler selanjutnya.
VII. LAMPIRAN
·
PPT
https://www.canva.com/design/DAG6RZBbVMQ/oFo8O-L1A8n0-0DR96Hkbg/edit?ui=eyJBIjp7fX0
·
PRESENTASI & UJI COBA
https://youtu.be/bhYs8wdku5s?si=kkVz0JbzgLLCmLLR
https://youtu.be/oUD_OBz_QB0?si=z4usysBxfqakr3mR
Komentar
Posting Komentar