PIN-Based Security Automation System With AT89C51 and Keypad 3x4



PIN-Based Security Automation System With AT89C51 and Keypad 3x4

Kelompok 1 – RE 2D

 

Disusun Oleh:

Filqi Ulwa (4.34.24.3.11) (filqi.43424311@mhs.polines.ac.id)

Muhammad Abdussalamilatif (4.34.24.3.13) (abdus.43424313@mhs.polines.ac.id)

Muhammad Raka Harvestya Kautsar (4.34.24.3.18) (raka.43424318@mhs.polines.ac.id)

Ramadhan Ardiansyah (4.34.24.3.21) (ardan.43424321@mhs.polines.ac.id)

 

 

Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Politeknik Negeri Semarang

Jl. Prof.Sudarto,Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Telp.  (024) 7472396 , Situs web:  www.polines.ac.id , Email:  sekretariat@polines.ac.id

 

 

 

 

 

 

 

 

Abstrak

Keamanan brankas merupakan aspek penting dalam melindungi barang berharga dari akses yang tidak sah. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem keamanan brankas berbasis password dengan menggunakan keypad sebagai media input dan mikrokontroler ATmega 8051 sebagai pusat pengendali sistem. Password yang dimasukkan melalui keypad akan diproses oleh mikrokontroler untuk menentukan hak akses pengguna, di mana sistem hanya akan membuka brankas apabila password yang dimasukkan sesuai dengan data yang telah disimpan. Jika password tidak sesuai, maka akses akan ditolak dan brankas tetap dalam kondisi terkunci. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik dan memberikan tingkat keamanan yang lebih efektif dibandingkan dengan sistem kunci mekanis konvensional. Dengan demikian, sistem keamanan brankas berbasis mikrokontroler ini diharapkan dapat menjadi solusi yang praktis, aman, dan mudah digunakan dalam meningkatkan keamanan brankas.

Abstract

Safe security is an important aspect of protecting valuable items from unauthorized access. This study discusses the design and implementation of a password-based safe security system using a keypad as the input medium and the ATmega 8051 microcontroller as the main control unit. The password entered via the keypad is processed by the microcontroller to determine user access rights, where the system will only unlock the safe if the entered password matches the stored data. If the password is incorrect, access is denied and the safe remains locked. The test results show that the system operates properly and provides a higher level of security compared to conventional mechanical lock systems. Therefore, this microcontroller-based safe security system is expected to be a practical, secure, and easy-to-use solution for improving safe security.

 

Kata Kunci : Sistem keamanan brankas, Password, Keypad, Mikrokontroler ATmega 8051, Sistem Tertanam.

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Keamanan merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam melindungi barang-barang berharga seperti uang, dokumen penting, dan aset lainnya. Brankas sering digunakan sebagai media penyimpanan yang dianggap aman, namun pada umumnya masih banyak brankas yang menggunakan sistem penguncian mekanis konvensional. Sistem kunci mekanis memiliki beberapa kelemahan, seperti risiko kehilangan kunci, duplikasi kunci, serta tingkat keamanan yang relatif rendah apabila kunci berhasil dibobol.

Perkembangan teknologi elektronika dan sistem tertanam (embedded system) memberikan peluang untuk meningkatkan sistem keamanan brankas agar menjadi lebih aman, praktis, dan efisien. Salah satu penerapan teknologi tersebut adalah penggunaan sistem keamanan berbasis password dengan memanfaatkan keypad sebagai media input. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses brankas tanpa menggunakan kunci fisik, sehingga dapat mengurangi risiko kehilangan atau penyalahgunaan kunci.

Mikrokontroler ATmega 8051 dipilih sebagai pusat kendali sistem karena memiliki kemampuan pemrosesan yang andal, mudah diprogram, serta banyak digunakan dalam aplikasi sistem kendali sederhana. Dengan memanfaatkan mikrokontroler ini, proses verifikasi password dapat dilakukan secara otomatis dan terintegrasi dengan mekanisme pengunci brankas. Password yang dimasukkan melalui keypad akan diproses oleh mikrokontroler untuk menentukan apakah akses dapat diberikan atau ditolak.

Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan suatu sistem keamanan brankas yang lebih modern dan efektif dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada perancangan dan implementasi sistem keamanan brankas berbasis password menggunakan keypad dan mikrokontroler ATmega 8051, dengan harapan dapat meningkatkan tingkat keamanan serta memberikan kemudahan dalam penggunaan brankas.

 

 

 

 

1.2 Rumusan Masalah

       Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.  Bagaimana perancangan sistem keamanan brankas berbasis password dengan memanfaatkan keypad dan mikrokontroler ATmega 8051 sebagai pengendali utama?

2.   Bagaimana mekanisme kerja sistem verifikasi password pada brankas yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATmega 8051 dalam menentukan akses buka dan tutup brankas?

3.   Seberapa efektif sistem keamanan brankas berbasis password berbasis mikrokontroler ATmega 8051 jika dibandingkan dengan sistem kunci mekanis konvensional dari sisi keamanan dan kepraktisan?

1.3 Tujuan

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan brankas berbasis password dengan memanfaatkan keypad sebagai perangkat input dan mikrokontroler ATmega 8051 sebagai unit pengendali utama, yang mencakup perancangan perangkat keras dan perangkat lunak secara terintegrasi, sehingga sistem mampu melakukan proses input password, pengolahan data, verifikasi, serta pengendalian mekanisme pengunci brankas secara tepat dan andal.         
  2. Menganalisis cara kerja serta kinerja sistem verifikasi password pada brankas yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATmega 8051, khususnya dalam proses pembacaan input dari keypad, penyimpanan dan pengolahan data password, serta proses pencocokan password yang dimasukkan dengan password yang telah ditentukan, sehingga sistem dapat menentukan pemberian atau penolakan akses secara akurat.
  3. Menghasilkan dan mengevaluasi sistem keamanan brankas yang memiliki tingkat keamanan, kepraktisan, dan kemudahan penggunaan yang lebih baik dibandingkan dengan sistem kunci mekanis konvensional, dengan memanfaatkan teknologi mikrokontroler sebagai solusi alternatif yang lebih fleksibel, efisien, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada sistem keamanan elektronik di masa mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 

2.1 Keypad 3x4


Modul keypad 3x4 merupakan suatu modul keypad berukuran 3 kolom x 4 baris seperti ditunjukkan pada Gambar 2.1. Modul ini dapat difungsikan sebagai input dalam aplikasi seperti pengaman digital, absensi, pengendali kecepatan motor, robotik, dan sebagainya. Penggunaan keypad dilakukan dengan cara menjadikan tiga buah kolom sebagai output scanning dan empat buah baris sebagai input scanning.


2.2 Atmel 8051


            Mikrokontroler 8051 adalah chip terintegrasi 40 pin yang dilengkapi dengan CPU dan periferal lainnya seperti I/O, timer, counter, RAM, dan ROM. Teknologi ini banyak digunakan dalam sistem tertanam, elektronik konsumen, sistem otomotif, robotika, dan kamera keamanan. Mikrokontroler 8051 telah menempati posisi terkemuka di pasar berkat ketersediaan, biaya rendah, dan fleksibilitas operasionalnya.

 

2.3 Motor DC


 

            Motor DC merupakan perangkat yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan. Motor DC memiliki dua terminal atau kabel, yaitu power dan ground. Motor ini memerlukan tegangan DC agar dapat bergerak. Biasanya digunakan pada perangkat elektronik yang menggunakan sumber listrik DC seperti kipas pendingin komputer dan mobil remote control.Motor DC menghasilkan sejumlah putaran per menit atau biasa dikenal dengan istilah RPM (revolutions per minute) dan dapat berputar searah jarum jam maupun berlawanan arah jarum jam sehingga tergantung polaritas listrik yang diberikan.


2.4 Buzzer

            Buzzer adalah komponen yang mengubah sinyal listrik menjadi suara atau bunyi, berfungsi sebagai indikator audio (peringatan, notifikasi, alarm) pada perangkat elektronik seperti bel pintu, jam alarm, atau timer oven, dengan prinsip kerja utama melalui getaran elektromagnetik (kumparan dan diafragma) atau piezoelektrik (disk kristal yang bergetar) untuk menghasilkan suara di udara. Terdapat dua jenis utama, aktif (memiliki osilator internal, cukup diberi daya DC) dan pasif (memerlukan sinyal frekuensi/PWM dari mikrokontroler untuk menghasilkan nada beragam).

 

2.5 LCD 16x2


LCD 16×2 adalah modul tampilan kristal cair (Liquid Crystal Display) yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk karakter alfanumerik sebanyak 2 baris dengan masing-masing baris terdiri dari 16 karakter. Modul ini umumnya menggunakan pengendali internal seperti HD44780 atau yang kompatibel, dan berkomunikasi dengan mikrokontroler melalui antarmuka paralel. Dalam pengoperasiannya, LCD 16×2 memerlukan beberapa jalur kontrol dan jalur data, yaitu pin Register Select (RS) untuk menentukan jenis data yang dikirim (perintah atau data), Read/Write (RW) untuk memilih mode baca atau tulis, serta Enable (E) sebagai sinyal pemicu agar data dapat diproses oleh LCD.

Pengiriman data pada LCD 16×2 dapat dilakukan dalam mode 8-bit atau 4-bit. Pada mode 8-bit, delapan jalur data digunakan untuk mengirimkan satu byte data secara bersamaan, sedangkan pada mode 4-bit hanya empat jalur data (D4–D7) yang digunakan secara bergantian untuk mengirimkan data dalam dua tahap (nibble). Mode 4-bit lebih sering digunakan karena dapat menghemat penggunaan pin pada mikrokontroler tanpa mengurangi fungsi utama LCD. Selain itu, LCD 16×2 juga dilengkapi dengan pengaturan kontras melalui pin V0 serta sistem pencahayaan latar (backlight) yang memungkinkan tampilan karakter terlihat jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PERANCANGAN ALAT

 

3.1 Daftar Komponen

  1. Keypad 3x4
  2. Atmel 8051
  3. Motor DC
  4. Buzzer
  5. LCD 16x2

3.2 Cara Kerja

Pada fase pertama, sistem dimulai dengan dengan inisialisasi port mikrokontroler Atmel 8051, keypad 3x4, motor DC, Buzzer, dan LCD 16x2. Sistem kemudian beroperasi dengan menampilkan pesan awal untuk meminta pengguna memasukkan PIN berupa kombinasi angka melalui keypad 3x4 sesuai dengan PIN yang tersimpan di sistem. Apabila PIN yang dimasukkan benar, maka motor DC akan berputar ke kiri untuk mengibaratkan bahwa pintu keamanan membuka. Dan kemudian motor DC akan berputar ke kana untuk mengibaratkan bahwa pintu keamanan menutup kembali. Kemudian sistem akan kembali ke kondisi awal lagi dan menampilkan pesan untuk memasukkan PIN pada pengguna.

Pada fase kedua, sistem ini dilengkapi dengan fitur pembatasan dalam mencoba kombinasi PIN sebanyak 3 kali. Fitur ini dimaksudkan apabila seseorang yg hendak masuk melalui pintu keamanan adalah seorang pencuri yang hendak membobol sistem keamanan. Jadi, fitur ini akan memberikan batasan untuk mencoba kombinasi PIN sebanyak 3 kali kesalahan. Apabila sudah terjadi kesalahan selama 3 kali, maka sistem keamanan akan berhenti atau lock, dan kemudian alarm dari buzzer akan berdengung yang menandakan adanya pembobol atau pencuri. Dengungan buzzer akan tetap berbunyi hingga dimatikan secara manual oleh pemilik dari sistem keamanan tersebut. 



3.3 Blok Diagram

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.4 Flowchart

           

3.5 Skematik Rangkaian


 

3.6 Kode Program Assembly

$MOD51

;------------------ PORT & BIT DEFINITIONS -------------------

LCD     EQU P2

RS      BIT P3.5

RW      BIT P3.6

EN      BIT P3.7

 

R1      BIT P1.4

R2      BIT P1.3

R3      BIT P1.2

R4      BIT P1.

C1      BIT P1.5

C2      BIT P1.6

C3      BIT P1.7

 

USER_SW BIT P1.0

MOTOR1 BIT P3.0

MOTOR2 BIT P3.1

ALARM   BIT P3.4

EXTINT BIT P3.2

 

;------------------ DATA MEMORY ------------------------------

DSEG AT 30H

ALARM_TRIG: DS 1

ALPHA:      DS 6

 

;------------------ CODE SEGMENT -----------------------------

CSEG

ORG 0000H

    LJMP MAIN

 

ORG 0003H          ; External Interrupt 0

    LJMP EX0_ISR

 

;------------------ INTERRUPT SERVICE ------------------------

EX0_ISR:

    SETB EXTINT

    CLR ALARM

    RETI

 

;------------------ MAIN PROGRAM -----------------------------

MAIN:

    ACALL INIT_SYS

    ACALL CLASS_INIT

HERE:

    SJMP HERE

 

;------------------ INITIALIZATION ---------------------------

INIT_SYS:

    CLR RW

    CLR RS

    SETB EN

    ACALL DELAY_50MS

 

    MOV LCD, #038H      ; LCD 2 line

    ACALL S_LATCH

 

    MOV LCD, #00FH      ; Display ON

    ACALL S_LATCH

 

    CLR MOTOR1

    CLR MOTOR2

    CLR ALARM

 

    SETB IT0           ; INT0 falling edge

    SETB EX0

    SETB EA

    RET

 

;------------------ LCD ROUTINES -----------------------------

S_LATCH:

    SETB EN

    ACALL DELAY_50MS

    CLR EN

    RET

 

CLR_LCD:

    ACALL DELAY_LONG

    CLR RS

    MOV LCD, #01H

    ACALL S_LATCH

    RET

 

 

LINE1:

    CLR RS

    MOV LCD, #80H

    ACALL S_LATCH

    SETB RS

    RET

 

LINE2:

    CLR RS

    MOV LCD, #0C0H

    ACALL S_LATCH

    SETB RS

    RET

 

;------------------ DELAY ROUTINES ---------------------------

DELAY_50MS:

    MOV TMOD, #01H

    MOV TH0, #4BH

    MOV TL0 #0FDH

    SETB TR0

WAIT1:

    JNB TF0, WAIT1

    CLR TR0

    CLR TF0

    RET

 

DELAY_LONG:

    MOV R7, #30

DL1:  ACALL DELAY_50MS

    DJNZ R7, DL1

    RET

 

;------------------ CLASS INIT -------------------------------

CLASS_INIT:

    SETB USER_SW

    MOV ALARM_TRIG, #00H

 

GREET_LOOP:

    ACALL LINE1

    MOV DPTR, #MSG_G1

    ACALL PRINT_STR

    JNB USER_SW, EXIT_GREET

 

    ACALL LINE2

    MOV DPTR, #MSG_G2

    ACALL PRINT_STR

    JNB USER_SW, EXIT_GREET

 

    ACALL CLR_LCD

    SJMP GREET_LOOP

 

EXIT_GREET:

    ACALL CLR_LCD

    ACALL LINE1

    MOV DPTR, #MSG_NP1

    ACALL PRINT_STR

 

    ACALL LINE2

    MOV DPTR, #MSG_NP2

    ACALL PRINT_STR

 

    ACALL USER_INIT

    RET

 

;------------------ USER INIT --------------------------------

USER_INIT:

    INC ALARM_TRIG

    ACALL CLR_LCD

    ACALL LINE1

 

    MOV A, ALARM_TRIG

    CJNE A, #04, ASK_PASS

    SETB ALARM            ; alarm after 3 wrong tries

HALT: SJMP HALT

 

ASK_PASS:

    MOV DPTR, #MSG_PASS

    ACALL PRINT_STR

    ACALL LINE2

    ACALL READ_KEYPAD  ; read 6 digits into ALPHA

    ACALL CHECK_PASS

    RET

 

 

;------------------ KEYPAD 4x3 FULL --------------------------

; Key map:

; Col1 Col2 Col3

;  1    2    3

;  4    5    6

;  7    8    9

;  *    0    #

 

READ_KEYPAD:

MOV R0, #00           ; index alpha[0..5]

KP_LOOP:

    ; set columns high, rows low

    SETB C1

    SETB C2

    SETB C3

    CLR R1

    CLR R2

    CLR R3

    CLR R4

 

    JNB C1, COL1

    JNB C2, COL2

    JNB C3, COL3

    SJMP KP_LOOP

 

; -------- COLUMN 1 --------

COL1:

    SETB R1

    SETB R2

    SETB R3

    SETB R4

    CLR C1

 

    JNB R1, KEY_1

    JNB R2, KEY_4

    JNB R3, KEY_7

    JNB R4, KEY_STAR

    SJMP KP_LOOP

 

KEY_1:      MOV A, #'1' SJMP STORE_KEY

KEY_4:      MOV A, #'4' SJMP STORE_KEY

KEY_7:      MOV A, #'7' SJMP STORE_KEY

KEY_STAR:   MOV A, #'*' SJMP STORE_KEY

 

; -------- COLUMN 2 --------

COL2:

    SETB R1

    SETB R2

    SETB R3

    SETB R4

    CLR C2

 

    JNB R1, KEY_2

    JNB R2, KEY_5

    JNB R3, KEY_8

    JNB R4, KEY_0

    SJMP KP_LOOP

 

KEY_2:      MOV A, #'2' SJMP STORE_KEY

KEY_5:      MOV A, #'5' SJMP STORE_KEY

KEY_8:      MOV A, #'8' SJMP STORE_KEY

KEY_0:      MOV A, #'0' SJMP STORE_KEY

 

; -------- COLUMN 3 --------

COL3:

    SETB R1

    SETB R2

    SETB R3

    SETB R4

    CLR C3

 

    JNB R1, KEY_3

    JNB R2, KEY_6

    JNB R3, KEY_9

    JNB R4, KEY_HASH

    SJMP KP_LOOP

 

KEY_3:      MOV A, #'3' SJMP STORE_KEY

KEY_6:      MOV A, #'6' SJMP STORE_KEY

KEY_9:      MOV A, #'9' SJMP STORE_KEY

KEY_HASH:   MOV A, #'#' SJMP STORE_KEY

 

; -------- STORE & DISPLAY KEY --------

STORE_KEY:

    MOV ALPHA(R0), A      ; save key

    SETB RS

    MOV LCD, A            ; show on LCD

    ACALL S_LATCH

 

WAIT_REL:

    JNB R1, WAIT_REL

    JNB R2, WAIT_REL

    JNB R3, WAIT_REL

    JNB R4, WAIT_REL

 

    INC R0

    CJNE R0, #06, KP_LOOP; wait until 6 digits entered

    RET

KEY2:

    MOV ALPHA(R0), #'2'

    INC R0

    CJNE R0, #06, KP_LOOP

    RET

KEY3:

    MOV ALPHA(R0), #'3'

    INC R0

    CJNE R0, #06, KP_LOOP

    RET

 

;------------------ PASSWORD COMPARE -------------------------

CHECK_PASS:

    MOV R0, #00           ; index

    MOV DPTR, #DEF_PASS

CMP_LOOP:

    MOV A, ALPHA(R0)

    MOVC B, @A+DPTR

    CJNE A, B, PASS_FAIL

    INC R0

    INC DPTR

    CJNE R0, #06, CMP_LOOP

 

; -------- PASSWORD OK --------

PASS_OK:

    ACALL CLR_LCD

    ACALL LINE1

    MOV DPTR, #MSG_OK

    ACALL PRINT_STR

 

; motor open door

    SETB MOTOR1

    CLR MOTOR2

    ACALL DELAY_DOOR

; motor close door

    CLR MOTOR1

    SETB MOTOR2

    ACALL DELAY_DOOR

 

; stop motor

    CLR MOTOR1

    CLR MOTOR2

    RET

 

; -------- PASSWORD FAIL --------

PASS_FAIL:

    ACALL CLR_LCD

    ACALL LINE1

    MOV DPTR, #MSG_FAIL

    ACALL PRINT_STR

    ACALL LINE2

    MOV DPTR, #MSG_RETRY

    ACALL PRINT_STR

    ACALL USER_INIT

    RET

 

;------------------ PRINT STRING -----------------------------

PRINT_STR:

    CLR A

PS1:

    MOVC A, @A+DPTR

    JZ PS_END

    SETB RS

    MOV LCD, A

    ACALL S_LATCH

    INC DPTR

    CLR A

    SJMP PS1

PS_END:

    RET

 

;------------------ DOOR DELAY -------------------------------

DELAY_DOOR:

    MOV R7, #100

DD1: ACALL DELAY_50MS

    DJNZ R7, DD1

    RET

 

;------------------ CONSTANT STRINGS -------------------------

DEF_PASS: DB '1','2','3','4','5','6'

MSG_OK:   DB 'Ok',0

MSG_FAIL: DB 'Pass mismatch!',0

MSG_RETRY:DB 'Pls try again.',0

MSG_G1:  DB 'Hey there,',0

MSG_G2:  DB 'Welcome!',0

MSG_NP1: DB 'I need ur',0

MSG_NP2: DB 'pass pls...',0

MSG_PASS:DB 'Enter pass.',0

END

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KESIMPULAN

 

 

4.1 Keismpulan

 

Berdasarkan hasil perancangan, implementasi, dan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem keamanan brankas berbasis password menggunakan keypad dan mikrokontroler ATmega 8051 mampu bekerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sistem ini berhasil mengintegrasikan keypad sebagai media input, LCD 16×2 sebagai media penampil informasi, motor DC sebagai aktuator pengunci, serta buzzer sebagai indikator peringatan, di mana mikrokontroler berperan sebagai pusat pengendali seluruh proses. Mekanisme verifikasi password berjalan dengan baik melalui proses pembacaan input, pencocokan data password, serta pengambilan keputusan untuk memberikan atau menolak akses, termasuk penerapan pembatasan percobaan sebanyak tiga kali yang diikuti dengan aktivasi alarm sebagai upaya peningkatan keamanan. Secara keseluruhan, sistem ini dinilai lebih praktis, fleksibel, dan memiliki tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan sistem kunci mekanis konvensional, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif solusi keamanan brankas berbasis teknologi mikrokontroler yang modern dan mudah digunakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA 

Atmel Corporation. (2008). 8-bit Microcontroller with 4K Bytes Flash: AT89C51 Datasheet. Diambil dari https://www.microchip.com/en-us/product/AT89C51

 

Dachniar. (2019). Implementasi Sistem Pengunci Pintu Otomatis Menggunakan Keypad dan Selenoid Door Lock Berbasis Mikrokontroler. Jurnal Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar.

 

Electronic Wings. (2020). Interfacing 4x4 Keypad with 8051 Microcontroller. Diambil dari https://www.electronicwings.com/8051/keypad-interfacing-with-8051

 

Microchip Technology. (2021). 8051 Architecture Instruction Set. Diambil dari https://onlinedocs.microchip.com/

 

LAMPIRAN

-         PPT

https://www.canva.com/design/DAG3-79gC3A/oM8_FaK7ZQ_Mno_S075bAA/edit?utm_content=DAG3-79gC3A&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton 

-          Video

https://drive.google.com/file/d/1x9IjA4Y4BcI5LCmSlbi_cjKKxrAKguUW/view?usp=sharing

https://youtu.be/nmIx9vu9t4M?si=8-0EdaeVG8VO60Rx





 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

AIR TEMPERATURE SWITCHING AND MONITORING SYSTEM DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 BERBASIS ATMEGA 16

RANCANG BANGUN KALKULATOR DIGITAL OPERASI KALI DAN BAGI BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51

SISTEM LAMPU LALU LINTAS PERTIGAAN BERBASIS AT89s51 DENGAN SENSOR INFRAMERAH