RANCANG BANGUN SISTEM KEYPAD ACCES CONTROL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER 8051 UNTUK PENGAMANAN PINTU RUMAH
RANCANG BANGUN SISTEM
KEYPAD ACCESS CONTROL MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER 8051 UNTUK PENGAMANAN
PINTU RUMAH
Almaas
Mim Ka’ab 1., Erni Ramayuni2., Irfan Akmal Fahrudin3.,
Rafif Hibatullah Falih4, Samuel Beta Kuntarjo5.
Email
: 1almaas.43424104@mhs.polines.ac.id,
2erni.43424109@mhs.polines.ac.id, 3irfan.43424116@mhs.polines.ac.id
, 4rafif.43424121@mhs.polines.ac.id, 5sambetak2@gmail.com.
Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Politeknik
Negeri Semarang
Jl. Prof.
H. Sudharto, S.H., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah Indonesia, 50275
Telp.
(024)7473417, Website: www.polines.ac.id, Email:sekretariat@polines.ac.id
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, kami dapat
menyelesaikan project berjudul “Rancang Bangun Sistem Keypad Access Control Menggunakan
Mikrokontroler 8051 untuk Pengamanan Pintu Rumah” dengan baik.
Projek ini dibuat sebagai bentuk penerapan ilmu
pengetahuan di bidang elektronika dan mikrokontroler, khususnya dalam merancang
sistem keamanan pintu otomatis yang memanfaatkan keypad sebagai media input,
serta motor dan LED sebagai indikator status pintu. Sistem ini
diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai bagaimana teknologi pengendalian
akses dapat diimplementasikan secara sederhana namun fungsional.
Kami menyadari
bahwa penyelesaian projek ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai
pihak. Oleh karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada dosen pengampu Dr. Samuel Beta Kuntardjo, Ing.Tech.,
M.T. , teman-teman.
Semoga hasil
dari projek ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat dan menjadi
referensi dalam pengembangan sistem pengamanan di berbagai bidang. Kami juga
berharap bahwa projek ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai
teknologi Acces Control pada pintu rumah dalam dunia nyata.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Keamanan rumah
merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk melindungi penghuni dan
barang-barang di dalamnya. Seiring berkembangnya teknologi, sistem keamanan
semakin canggih dan dapat dirancang dengan biaya terjangkau menggunakan
mikrokontroler serta komponen elektronik sederhana. Salah satu sistem yang
banyak digunakan adalah access control berbasis keypad, di mana pengguna harus
memasukkan kode sandi tertentu untuk membuka atau menutup pintu.
Berdasarkan
kebutuhan tersebut, maka dibuatlah sebuah sistem pengamanan pintu rumah
menggunakan keypad 4x4 yang dikendalikan oleh mikrokontroler 8051. Sistem ini
akan memberikan respon berupa indikasi LED dan pergerakan motor DC, seperti:
· Jika
kode sandi benar → LED hijau menyala dan motor berputar kanan, menandakan pintu
terbuka.
· Jika
kode sandi salah → LED merah menyala sebagai peringatan.
· Saat
pintu ditutup → LED kuning menyala dan motor bergerak ke arah sebaliknya.
Dengan memanfaatkan rangkaian
keypad, LCD, motor driver L293D, serta indikator LED, sistem ini diharapkan
mampu meningkatkan keamanan dan mempermudah kontrol akses pada pintu rumah
secara otomatis, aman, dan efisien.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Bagaimana
merancang sistem keypad access control menggunakan mikrokontroler 8051?
2. Bagaimana
membuat program untuk mendeteksi kode sandi dan memberikan respon sesuai
kondisi?
3. Bagaimana
sistem mampu mengontrol motor DC agar pintu dapat membuka dan menutup secara
otomatis?
4. Bagaimana menampilkan status sistem melalui indikator LED dan LCD?
1.3 Tujuan
Projek
1. Membuat
sistem pengamanan pintu berbasis keypad yang dapat mendeteksi sandi dengan
benar.
2. Mengimplementasikan
mikrokontroler 8051 sebagai pengendali utama.
3. Mengontrol
motor DC menggunakan driver L293D untuk mekanisme buka–tutup pintu.
4. Memberikan indikator status melalui LED dan LCD agar pengguna dapat memahami kondisi sistem.
1.4 Manfaat Projek
1. Memberikan
contoh implementasi nyata dari sistem keamanan sederhana berbasis
mikrokontroler.
2. Menambah
wawasan mengenai interfacing keypad, motor driver, dan LCD.
3. Menjadi
referensi untuk pengembangan sistem keamanan pintu otomatis yang lebih kompleks
di masa depan.
4. Meningkatkan rasa aman pengguna melalui sistem kontrol akses yang efektif.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Komponen
Utama
1. IC
8051
Mikrokontroler8051
adalah mikrokontroler 8-bit populer yang dirancang oleh Intel pada tahun
1980-an, mengintegrasikan CPU, memori (RAM 128 byte, ROM 4KB), timer, port
serial, dan 4 port I/O 8-bit dalam satu chip, menjadikannya solusi serbaguna
dan hemat biaya untuk sistem tertanam di berbagai perangkat elektronik mulai
dari remote control hingga otomasi industri, dikenal karena arsitektur Harvard,
fleksibilitasnya, dan ketersediaan banyak varian dan dukungan komunitas.
Gambar 2.1 IC
P8051AH
2. Keypad
Keypad adalah saklar-saklar push button yang disusun secara matriks yang berfungsi untuk menginput data seperti, input pintu otomatis, input absensi, input datalogger dan sebagainya. Saklar-saklar push button yang menyusun keypad yang digunakan umumnya mempunyai 3 kaki dan 2 kondisi, kondisi pertama yaitu pada saat saklar tidak ditekan, maka antara kaki 1, 2 dan 3 tidak terhubung (berlogika 1), sebagaimana terlihat pada gambar gambar 2.2. Berikut :
3.
Motor DC
Motor DC merupakan perangkat yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan. Motor DC memiliki dua terminal atau kabel, yaitu power dan ground. Motor ini memerlukan tegangan DC agar dapat bergerak. Biasanya digunakan pada perangkat elektronik yang menggunakan sumber listrik DC seperti kipas pendingin komputer dan mobil remote control.Motor DC menghasilkan sejumlah putaran per menit atau biasa dikenal dengan istilah RPM (revolutions per minute) dan dapat berputar searah jarum jam maupun berlawanan arah jarum jam sehingga tergantung polaritas listrik yang diberikan.
4. IC Driver L293D
L293D adalah IC driver motor dual H-Bridger yang berfungsi mengendalikan dua motor DC atau satu motor stepper, memungkinkan kontrol arah putar bolak balik dan kecepatan (menggunakan PWM) dari mikrokontroler seperti Arduino, dengan pin input (IN), output (Y), enable (EN), dan pin catu daya terpisah untuk logika (VCC1) dan motor (VCC2).
5. Lcd 16x2
6.
LED Indikator
Light Emitting Diode (LED) adalah komponen semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika dialiri arus listrik dalam arah maju (forward bias). LED memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sumber cahaya konvensional, seperti efisiensi energi yang tinggi, umur operasional yang panjang, dan respons yang cepat terhadap perubahan arus listrik. Selain itu, LED juga memiliki ukuran kecil dan dapat dengan mudah dikendalikan menggunakan mikrokontroler seperti Arduino.
Gambar 2.6 Light Emitting Diode
7. Resistor
Resistor adalah komponen elektronika yang memberikan hambatan terhadap aliran arus dalam suatu rangkaian. Nilai resistansi diukur dalam satuan ohm (Ω) dalam menentukan seberapa besar hambatan yang diberikan. Dengan prinsip dasar hukum ohm. Resistor digunakan untuk mengatur aliran listrik dalam berbagai perangkat elektronika.
BAB
III
PERANCANGAN ALAT
3.1 Daftar
Alat Dan Bahan
Komponen yang digunakan dalam perancangan alat :
1. IC
8051
2. Keypad
3. Motor
DC
4. IC
L293D
5. LCD
16x2
6. LED
7. Resistor
3.2 Cara
Kerja
Pada
saat sistem dijalankan, mikrokontroler 8051 terlebih dahulu melakukan proses
inisialisasi. Tahap ini meliputi pengaturan port input–output, penyiapan keypad
untuk mode pemindaian baris–kolom, dan inisialisasi LCD ke mode operasi 4-bit.
Setelah LCD siap digunakan, layar akan menampilkan pesan awal “Enter PIN:”
sebagai instruksi kepada pengguna.
Ketika
pengguna menekan tombol pada keypad, 8051 melakukan proses keypad scanning
dengan cara mengaktifkan baris satu per satu dan membaca kolom untuk mendeteksi
tombol mana yang ditekan. Setiap tombol yang berhasil terbaca akan langsung
ditampilkan pada LCD dalam bentuk simbol “*” untuk menjaga kerahasiaan PIN yang
dimasukkan.
Selanjutnya, program
mengambil PIN yang benar dari memori, yaitu 1-2-3-4, lalu membandingkannya
dengan empat digit input yang diberikan pengguna. Jika seluruh digit sesuai,
LCD akan menampilkan “Access Granted”, LED hijau menyala, dan sistem masuk ke
kondisi akses diterima. Jika terdapat kesalahan pada satu atau lebih digit, LCD
akan menampilkan “Access Denied”, LED merah menyala sebagai tanda akses
ditolak.
Sementara itu, LED
kuning berfungsi sebagai indikator bahwa sistem sedang aktif dan menunggu input
PIN (status standby). Setelah hasil akhir ditampilkan, sistem berhenti pada
tampilan tersebut hingga dilakukan reset ulang atau dijalankan kembali dari awal.
3.3
3.4 Flowchart
3.5 Gambar
Rangkaian
; ========================================
; KEYPAD ACCESS CONTROL DENGAN LED & MOTOR
; ========================================
; PORT USAGE:
; P0 = Keypad (Column: P0.0-P0.3, Row: P0.4-P0.6)
; P1 = LCD Data 8-bit (D0-D7 → P1.0-P1.7)
; P2 = LCD Control (RS=P2.0, E=P2.1)
; P3 = LED & Motor Control
; P3.2 = LED HIJAU (PIN Benar/Pintu Buka)
; P3.3 = LED MERAH (PIN Salah)
; P3.4 = LED KUNING (Pintu Tertutup)
; P3.5 = Motor IN1 (Kontrol Arah)
; P3.6 = Motor IN2 (Kontrol Arah)
; ========================================
Org 0000h
RS Equ P2.0
E Equ P2.1
LED_GREEN Equ P3.2
LED_RED Equ P3.3
LED_YELLOW Equ P3.4
MOTOR_IN1 Equ P3.5
MOTOR_IN2 Equ P3.6
;=================== MAIN PROGRAM ===========================
Main:
;--- Init System (LED & Motor) ---
Call InitSystem
;--- 1. Init LCD (8-bit mode) ---
Clr RS
Call InitLCD8bit
Call ClearLCD
;--- 2. Tampil "DOOR ACCESS" + "Tekan *" ---
SetB RS
Mov DPTR,#MSG_WELCOME
ShowMsg1: Clr A
Movc A,@A+DPTR
Jz GoLine2
Call SendChar
Inc DPTR
Jmp ShowMsg1
GoLine2: Call CursorLine2
SetB RS
Mov DPTR,#MSG_TEKAN
ShowMsg2: Clr A
Movc A,@A+DPTR
Jz WaitStar
Call SendChar
Inc DPTR
Jmp ShowMsg2
;--- 3. Scan * ---
WaitStar: Call ScanKeyPad
Mov A, R7
Cjne A, #'*', WaitStar
Call LongDelay
Call WaitKeyRelease
Call LongDelay
;--- 4. Clear LCD ---
Call ClearLCD
;--- 5. Tampil "Enter PIN:" ---
SetB RS
Mov DPTR,#MSG_ENTERPIN
ShowMsg3: Clr A
Movc A,@A+DPTR
Jz StartInput
Call SendChar
Inc DPTR
Jmp ShowMsg3
;--- 6. Input 4 digit ---
StartInput: Mov R4, #00h
Mov R5, #00h
Mov DPTR, #PIN_CODE
GetInput:
;Reset R7
Mov R7, #00h
;Tunggu sampai tombol BENAR-BENAR dilepas
ReleaseLoop:
SetB P0.0
SetB P0.1
SetB P0.2
SetB P0.3
Mov A, P0
Anl A, #70h
Cjne A, #70h, ReleaseLoop
;Delay LEBIH LAMA setelah release
Call LongDelay
Call LongDelay
;Reset R7 lagi untuk memastikan
Mov R7, #00h
;Sekarang SCAN terus sampai dapat tombol
PressLoop:
Call ScanKeyPad
Mov A, R7
Jz PressLoop ;Jika R7=0, belum ada tombol
;Dapat tombol! Delay debounce
Mov R0, #80
Deb1: Mov R1, #250
Deb2: Djnz R1, Deb2
Djnz R0, Deb1
;Simpan PIN yang benar
Clr A
Movc A, @A+DPTR
Mov R6, A
;Bandingkan
Mov A, R7
Cjne A, 06H, NotMatch
Inc R5
NotMatch:
;Tampilkan * SATU KALI
SetB RS
Mov A, #'*'
Call SendChar
;Tunggu tombol dilepas dengan delay ekstra
Call WaitKeyRelease
Call LongDelay
Inc DPTR
Inc R4
Cjne R4, #04h, GetInput
;--- 7. Tampil hasil ---
Call CursorLine2
SetB RS
Cjne R5, #04h, ShowDenied
;========== PIN BENAR - AKSES GRANTED ==========
ShowGranted:
Mov DPTR, #MSG_GRANTED
Call DisplayMsg
;LED HIJAU NYALA, LED LAIN MATI
SetB LED_GREEN
Clr LED_RED
Clr LED_YELLOW
;MOTOR BUKA PINTU (Putar Kanan)
Call MotorBuka
;Tunggu 3 detik (pintu terbuka)
Call Delay3Second
;MOTOR TUTUP PINTU (Putar Kiri)
Call MotorTutup
;Tunggu 3 detik (pintu menutup)
Call Delay3Second
;MOTOR STOP
Call MotorStop
;LED KUNING NYALA (Pintu Tertutup)
Clr LED_GREEN
SetB LED_YELLOW
;Tunggu 2 detik
Call Delay2Second
;Semua LED mati
Call InitSystem
Jmp Main ;Restart
;========== PIN SALAH - AKSES DENIED ==========
ShowDenied:
Mov DPTR, #MSG_DENIED
Call DisplayMsg
;LED MERAH NYALA, LED LAIN MATI
Clr LED_GREEN
SetB LED_RED
Clr LED_YELLOW
;Motor tetap STOP
Call MotorStop
;LED Merah berkedip 5 kali
Mov R2, #05h
BlinkLoop:
SetB LED_RED
Call Delay500ms
Clr LED_RED
Call Delay500ms
Djnz R2, BlinkLoop
;Semua LED mati
Call InitSystem
Jmp Main ;Restart
;========== DISPLAY MESSAGE SUBROUTINE ==========
DisplayMsg:
Clr A
Movc A, @A+DPTR
Jz DoneMsgDisp
Call SendChar
Inc DPTR
Jmp DisplayMsg
DoneMsgDisp:
Ret
;========== SYSTEM INITIALIZATION ==========
InitSystem:
;Set semua LED mati
Clr LED_GREEN
Clr LED_RED
Clr LED_YELLOW
;Motor stop
Call MotorStop
Ret
;========== MOTOR CONTROL SUBROUTINES ==========
MotorBuka:
;Putar motor kanan (Buka pintu)
;IN1 = 1, IN2 = 0
SetB MOTOR_IN1
Clr MOTOR_IN2
Ret
MotorTutup:
;Putar motor kiri (Tutup pintu)
;IN1 = 0, IN2 = 1
Clr MOTOR_IN1
SetB MOTOR_IN2
Ret
MotorStop:
;Stop motor
;IN1 = 0, IN2 = 0
Clr MOTOR_IN1
Clr MOTOR_IN2
Ret
;========== DELAY SUBROUTINES ==========
Delay3Second:
;3 detik = 6 x 500ms
Mov R3, #06h
D3S_Loop: Call Delay500ms
Djnz R3, D3S_Loop
Ret
Delay2Second:
;2 detik = 4 x 500ms
Mov R3, #04h
D2S_Loop: Call Delay500ms
Djnz R3, D2S_Loop
Ret
Delay500ms:
Mov R0, #250
D500_L1: Mov R1, #250
D500_L2: Djnz R1, D500_L2
Djnz R0, D500_L1
Ret
;================ LCD SUBROUTINES (8-BIT MODE) ===============
InitLCD8bit:
Call LongDelay
Call LongDelay
;Function Set: 8-bit, 2 line, 5x7 dots
Clr RS
Mov P1, #38h
Call Pulse
Call LongDelay
;Display ON, Cursor OFF, Blink OFF
Mov P1, #0Ch
Call Pulse
Call LongDelay
;Entry Mode: Increment, No shift
Mov P1, #06h
Call Pulse
Call LongDelay
;Clear Display
Mov P1, #01h
Call Pulse
Call LongDelay
Call LongDelay
Ret
ClearLCD:
Clr RS
Mov P1, #01h
Call Pulse
Call LongDelay
Call LongDelay
Ret
CursorLine2:
Clr RS
Mov P1, #0C0h ;Set DDRAM address to line 2
Call Pulse
Call LongDelay
Ret
Pulse:
SetB E
Nop
Nop
Nop
Clr E
Ret
SendChar:
SetB RS
Mov P1, A
Call Pulse
Call LongDelay
Ret
LongDelay:
Mov R0, #100
LD1: Mov R1, #250
LD2: Djnz R1, LD2
Djnz R0, LD1
Ret
WaitKeyRelease:
SetB P0.0
SetB P0.1
SetB P0.2
SetB P0.3
WaitLoop: Mov A, P0
Anl A, #70h
Cjne A, #70h, WaitLoop
Ret
;=========================== KEYPAD SUBROUTINES ===============================
ScanKeyPad:
SetB P0.0
SetB P0.1
SetB P0.2
SetB P0.3
ScanLoop: CLR P0.3
CALL IDCode0
SetB P0.3
JB F0,DoneScan
CLR P0.2
CALL IDCode1
SetB P0.2
JB F0,DoneScan
CLR P0.1
CALL IDCode2
SetB P0.1
JB F0,DoneScan
CLR P0.0
CALL IDCode3
SetB P0.0
JB F0,DoneScan
JMP ScanLoop
DoneScan: Clr F0
Ret
IDCode0: JNB P0.4, KeyCode03
JNB P0.5, KeyCode13
JNB P0.6, KeyCode23
RET
KeyCode03: SETB F0
Mov R7,#'3'
RET
KeyCode13: SETB F0
Mov R7,#'2'
RET
KeyCode23: SETB F0
Mov R7,#'1'
RET
IDCode1: JNB P0.4, KeyCode02
JNB P0.5, KeyCode12
JNB P0.6, KeyCode22
RET
KeyCode02: SETB F0
Mov R7,#'6'
RET
KeyCode12: SETB F0
Mov R7,#'5'
RET
KeyCode22: SETB F0
Mov R7,#'4'
RET
IDCode2: JNB P0.4, KeyCode01
JNB P0.5, KeyCode11
JNB P0.6, KeyCode21
RET
KeyCode01: SETB F0
Mov R7,#'9'
RET
KeyCode11: SETB F0
Mov R7,#'8'
RET
KeyCode21: SETB F0
Mov R7,#'7'
RET
IDCode3: JNB P0.4, KeyCode00
JNB P0.5, KeyCode10
JNB P0.6, KeyCode20
RET
KeyCode00: SETB F0
Mov R7,#'#'
RET
KeyCode10: SETB F0
Mov R7,#'0'
RET
KeyCode20: SETB F0
Mov R7,#'*'
RET
;======================== MESSAGES ==========================
Org 0200h
MSG_WELCOME: DB 'D','O','O','R',' ','A','C','C','E','S','S',0
MSG_TEKAN: DB 'P','r','e','s','s',' ','*',0
MSG_ENTERPIN: DB 'E','n','t','e','r',' ','P','I','N',':',0
MSG_GRANTED: DB 'A','c','c','e','s','s','','G','r','a','n','t','e','d',0
MSG_DENIED: DB 'A','c','c','e','s','s',' ','D','e','n','i','e','d',0
Org 0250h
PIN_CODE: DB '1','2','3','4',0
EndBAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Implementasi Sistem
Setelah dilakukan perancangan rangkaian dan pembuatan
program, sistem Keypad Access Control berbasis mikrokontroler 8051
berhasil dijalankan dan diuji melalui simulasi menggunakan Proteus ISIS. Hasil
simulasi menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan perencanaan awal,
mulai dari proses input PIN hingga pemberian output berupa tampilan LCD, LED
indikator, dan penggerak motor DC.
Pada saat sistem pertama kali diaktifkan, LCD menampilkan
tulisan “DOOR ACCESS” dan *“Press ” sebagai tanda bahwa sistem
berada dalam kondisi siap. Pada kondisi ini, motor DC tidak bergerak dan
seluruh LED dalam keadaan mati, sehingga pintu berada pada posisi tertutup dan
aman.
4.2 Pengujian Pembacaan Keypad
Pengujian keypad dilakukan dengan menekan tombol-tombol
pada keypad untuk memastikan setiap input dapat terbaca oleh mikrokontroler.
Berdasarkan hasil pengujian, metode pembacaan keypad dengan cara scanning baris
dan kolom dapat berjalan dengan baik. Setiap tombol yang ditekan dapat dikenali
sesuai dengan posisinya pada keypad.
Selain itu, penggunaan delay pada program
berfungsi untuk mengurangi kesalahan pembacaan akibat getaran tombol (debounce).
Dengan adanya delay tersebut, input PIN yang dimasukkan oleh pengguna
dapat terbaca dengan lebih stabil dan tidak terjadi pembacaan ganda.
4.3 Pengujian Verifikasi PIN
Sistem dirancang untuk menerima PIN sebanyak empat digit,
dengan PIN yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu 1234. Selama proses input,
karakter angka yang ditekan tidak ditampilkan secara langsung pada LCD,
melainkan digantikan dengan tanda “*”. Hal ini dilakukan untuk menjaga
kerahasiaan PIN yang dimasukkan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu
membandingkan PIN input dengan PIN yang tersimpan di dalam program. Jika
seluruh digit yang dimasukkan sesuai, sistem akan mengenali kondisi sebagai PIN
benar. Sebaliknya, apabila terdapat kesalahan pada salah satu digit, sistem
akan menganggap PIN yang dimasukkan salah.
4.4 Pengujian Tampilan LCD dan LED Indikator
LCD 16×2 digunakan sebagai media untuk menampilkan
informasi kepada pengguna. Berdasarkan hasil pengujian, LCD dapat menampilkan
pesan dengan jelas sesuai dengan kondisi sistem, seperti pesan awal, perintah
memasukkan PIN, serta informasi hasil verifikasi.
Indikator LED juga berfungsi dengan baik. LED hijau
menyala ketika PIN yang dimasukkan benar, LED merah menyala ketika PIN salah,
dan LED kuning digunakan sebagai indikator bahwa pintu berada dalam kondisi
tertutup. Dengan adanya LED indikator ini, pengguna dapat dengan mudah
mengetahui status sistem tanpa harus melihat LCD secara terus-menerus.
4.5 Pengujian Motor DC
Motor DC dikendalikan menggunakan IC L293D untuk mengatur
arah putaran motor. Dari hasil pengujian, motor dapat berputar sesuai perintah
yang diberikan oleh mikrokontroler. Ketika PIN benar, motor berputar untuk
membuka pintu, kemudian berhenti dan berputar kembali untuk menutup pintu
setelah beberapa saat.
Pada kondisi PIN salah, motor tetap dalam keadaan
berhenti sehingga pintu tidak terbuka. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian
motor sudah sesuai dengan logika sistem yang dirancang.
4.6 Pembahasan Hasil Pengujian
Berdasarkan keseluruhan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem Keypad Access Control ini telah bekerja dengan cukup baik. Integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak berjalan sesuai dengan perancangan. Mikrokontroler 8051 mampu membaca input dari keypad, melakukan proses verifikasi PIN, serta mengendalikan output berupa LCD, LED, dan motor DC.
Meskipun sistem sudah berfungsi dengan baik, masih terdapat beberapa keterbatasan, seperti penggunaan PIN yang bersifat statis dan belum adanya fitur tambahan seperti alarm atau pencatatan akses. Namun secara keseluruhan, sistem ini sudah memenuhi tujuan sebagai contoh penerapan sistem keamanan pintu sederhana berbasis mikrokontroler.
4.7 Dokumentasi Hasil PengujianBAB V
KESIMPULAN
Melalui project Keypad Access Control berbasis
mikrokontroler 8051, dapat dilihat bahwa sistem yang dibuat mampu berjalan
sesuai dengan perancangannya. Sistem berhasil membaca input PIN dari keypad,
memprosesnya menggunakan mikrokontroler 8051, serta menampilkan hasil
verifikasi melalui LCD dan LED indikator.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan, proses pembacaan
keypad dan verifikasi PIN berjalan dengan baik. Saat PIN yang dimasukkan
sesuai, sistem memberikan respon berupa tampilan Access Granted, LED
hijau menyala, dan motor bergerak untuk membuka pintu. Sebaliknya, ketika PIN
tidak sesuai, sistem menampilkan Access Denied dan pintu tetap dalam
keadaan terkunci.
Secara umum, project ini memberikan gambaran sederhana mengenai penerapan sistem keamanan berbasis mikrokontroler. Walaupun fitur yang digunakan masih terbatas, seperti PIN yang bersifat statis, sistem ini sudah cukup efektif sebagai media pembelajaran dan masih terbuka untuk dikembangkan lebih lanjut.
Ayala, K. J. (2000). The 8051 Microcontroller (pp. 3-4). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Nasaban, S. (2017). Pengendalian Motor DC dengan Mikrokontroler. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Hakim, M. L.,
Yunianto, I., & Mutaqin, M. Z. (2023). System Smart
Door Lock Pada Ruang Lab Komputer Sma Muhammdiyah 9 Kota Bekasi Berbasis
Arduino Nano. Jupiter:
Journal of Computer & Information Technology, 4(1), 38-47.
Sudimanto,
Sudimanto. "Simulasi Perancangan Kalkulator Berbasis Mikrokontroler dengan
Proteus." Media
Informatika 17,
no. 1: 8-11.
Guntoro, H., & Somantri, Y.
(2013). Rancang bangun magnetic door lock menggunakan keypad dan solenoid
berbasis mikrokontroler arduino uno. Electrans, 12(1),
39-48.
BIODATA
Almaas Mim Ka'ab. Penulis telah menempuh pendidikan formal di SMA Negeri 1 Semarang dan sekarang menjadi Mahasiswa Aktif Politeknik Negeri Semarang Prodi D4 Teknologi Rekayasa Elektronika, Jurusan Teknik Elektro dengan NIM 4.34.24.1.04.
Apabila ada kritik, saran, dan juga pertanyaan mengenai penelitian yang kami buat, bisa menghubungi melalui
Email: almaas.43424104@mhs.polines.ac.id
Erni Ramayuni. Penulis telah menempuh pendidikan formal di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas dan sekarang menjadi Mahasiswa Aktif Politeknik Negeri Semarang Prodi D4 Teknologi Rekayasa Elektronika, Jurusan Teknik Elektro dengan dengan NIM 4.34.24.1.09.
Apabila ada kritik, saran dan pertanyaan mengenai penelitian ini, bisa menghubungi melalui
E-mail: erni.43424109@mhs.polines.ac.id
Irfan Akmal Fahrudin. Penulis telah menempuh pendidikan formal di SMK Wisuda Karya Kudus dan sekarang menjadi Mahasiswa Aktif Politeknik Negeri Semarang Prodi D4 - Teknologi Rekayasa Elektronika, Jurusan Teknik Elektro dengan NIM 4.34.24.1.16.
Apabila ada kritik, saran, dan juga pertanyaan mengenai penelitian yang kami buat, bisa menghubungi melalui
Email: irfan.43424116@mhs.polines.ac.id
Rafif
Hibatullah Falih. Penulis telah menempuh pendidikan formal di SMA 1 BAE KUDUS
dan sekarang menjadi Mahasiswa Aktif Politeknik Negeri Semarang Prodi D4 -
Teknologi Rekayasa Elektronika, Jurusan Teknik Elektro dengan NIM 4.34.24.1.21.
Apabila
ada kritik, saran, dan juga pertanyaan mengenai penelitian yang kami buat, bisa
menghubungi melalui
Email:
rafif.43424121@mhs.polines.ac.id
Lampiran
Link Youtube :
https://youtu.be/YHAtQsfDj4E?si=E_xgYb_wZ873dxLx
Link Power Point (PPT) :
https://drive.google.com/file/d/16gmTql7YLc1XnjiYmB8rMvSqnTzvk8RK/view?usp=sharing

Komentar
Posting Komentar