Sistem Palang Parkir Otomatis Berbasis Atmega 8051

 Sistem Palang Parkir Otomatis Berbasis Atmega 8051

Ahmad Safa Ulinuha1, Fisma Andreyani2, Hemas Arhab Atha Kusumo3, Rayhan Ahmad4

Tiyo Syamsul Falah5

Jurusan Teknik Elektro, Prodi Teknologi Rekayasa Elektronika, Politeknik Negeri Semarang

Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kec, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, 50275

1 ahmadulinnuha006@gmail.com

2fismaandreya@gmail.com

3hemasarhab@gmail.com

4 rayhanahmad719@gmail.com

5 syamsulfalachtiyo@gmail.com


Jurnal ini membahas mengenai perancangan dan implementasi prototype sistem palang pintu parkir otomatis berbasis mikrokontroler Atmega 8051. Sistem ini dirancang untuk mengatur keluar masuk kendaraan secara otomatis secara real-time. Sensor ultrasonik digunakan sebagai input utama untuk mendeteksi keberadaan kendaraan pada jalur masuk dan keluar parkiran yang berfungsi untuk memastikan arah pergerakan kendaraan sehingga sistem dapat membedakan antara kendaraan yang masuk dan keluar dengan akurat. Mikrokontroler berperan sebagai pusat kendali yang memproses data dari sensor ultrasonik dan mengontrol aktuator berupa motor servo sebagai penggerak palang pintu. Keunggulan dari sistem ini adalah kemampuannya untuk beroperasi secara otomatis tanpa campur tangan manusia, meningkatkan efisiensi pengelolaan parkir. Hasil perancangan menunjukkan bahwa prototype palang pintu parkir otomatis berbasis Atmega 8051 dapat bekerja dengan baik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, seperti integrasi dengan sistem pembayaran parkir, sensor tambahan, atau sistem monitoring berbasis jaringan.

Kata Kunci : Palang Parkir Otomatis, Sensor Ultrasonik, Atmega 8051, Motor Servo, Sistem Kendali Otomatis


I.          PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Pengelolaan area parkir yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan pelayanan, kesalahan pencatatan jumlah kendaraan, serta ketidaksesuaian informasi ketersediaan slot parkir. Kondisi ini dapat menyebabkan antrean panjang di pintu masuk maupun keluar parkiran, yang pada akhirnya menurunkan efisiensi dan kenyamanan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem parkir yang mampu bekerja secara otomatis dan akurat dalam mendeteksi serta mengatur keluar masuk kendaraan.

 

Perkembangan teknologi mikrokontroler memungkinkan perancangan sistem kendali otomatis yang lebih efektif dan mudah diimplementasikan. Pemanfaatan mikrokontroler Atmega 8051 yang dipadukan dengan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi kendaraan dan motor servo sebagai penggerak palang pintu menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berdasarkan permasalahan dan potensi teknologi tersebut, dirancang sebuah prototype palang pintu parkir otomatis yang mampu mengatur akses kendaraan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan parkir, mengurangi kesalahan manusia (human error), serta menjadi dasar pengembangan sistem parkir yang lebih canggih di masa mendatang.


B.    RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam perancangan sistem palang pintu parkir otomatis ini adalah sebagai berikut :

1.  Bagaimana merancang sistem palang pintu parkir otomatis berbasis mikrokontroler Atmega 8051?

2.  Bagaimana cara memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kendaraan yang masuk dan keluar area parkir secara akurat?

3. Bagaimana kinerja sistem palang parkir otomatis dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan dibandingkan sistem parkir manual?

 

C.    TUJUAN

Tujuan dari perancangan dan pembuatan sistem palang pintu parkir otomatis ini adalah sebagai berikut :

1.   Merancang dan merealisasikan sistem palang pintu parkir otomatis berbasis mikrokontroler Atmega 8051.

2.  Mengimplementasikan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi kendaraan masuk dan keluar area parkir secara otomatis.

3. Meningkatkan efisiensi sistem parkir dengan mengurangi ketergantungan pada pengoperasian manual.

4.  Menguji kinerja sistem dalam kondisi parkir penuh maupun tersedia untuk memastikan sistem bekerja dengan baik dan stabil.


II.      METODOLOGI

Metodologi yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan sistem palang pintu parkir otomatis ini adalah metode perancangan dan pengujian sistem. Metode ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah prototype sistem parkir otomatis yang mampu bekerja sesuai dengan kebutuhan dan dapat diuji fungsionalitasnya. Proses perancangan dimulai dengan melakukan studi literatur untuk mempelajari konsep dasar sistem parkir otomatis, karakteristik mikrokontroler Atmega 8051, sensor ultrasonik HC-SR04, dan motor servo.

 

Tahap selanjutnya adalah perancangan sistem yang mencakup perancangan rangkaian elektronika, diagram blok sistem, serta flowchart alur kerja program. Rancangan ini digunakan sebagai acuan dalam proses implementasi agar setiap komponen dapat terhubung dan bekerja sesuai fungsinya.

 

Setelah sistem terimplementasi, dilakukan pengujian untuk memastikan rangkaian simulasi bekerja dengan baik. Pengujian meliputi kemampuan sensor ultrasonik dalam mendeteksi kendaraan, serta kinerja motor servo dalam membuka dan menutup palang pintu, Berdasarkan hasil analisis tersebut, dilakukan evaluasi dan penarikan kesimpulan mengenai kinerja sistem palang pintu parkir otomatis yang telah dirancang serta peluang pengembangan sistem di masa mendatang.


III.    KAJIAN PUSTAKA

Dalam bagian ini, membahas perancangan dan komponen apa aja yang digunakan dalam projek ini.

A.       KOMPONEN

1.        Mikrokontroler Atmega 8051

                                                         Gambar 3.1 Mikrokontroler Atmega 8051

Mikrokontroler 8051 adalah mikrokontroler 8-bit. Mikrokontroler ini dibangun dengan 40 pin DIP (dual inline package), penyimpanan ROM 4kb dan penyimpanan RAM 128 byte, serta 2 timer 16-bit. Mikrokontroler ini terdiri dari empat port paralel 8-bit, yang dapat diprogram dan diakses sesuai kebutuhan. Osilator kristal terintegrasi dalam mikrokontroler dengan frekuensi kristal 12 MHz. Mikrokontroler 8051 memiliki 4 port I/O masing-masing 8-bit, yang dapat dikonfigurasi sebagai input atau output. Dengan demikian, total 32 pin input/output memungkinkan mikrokontroler untuk dihubungkan dengan perangkat periferal.

2.        Sensor Ultrasonik HC-SR04



Gambar 3. 2 Sensor Ultrasonik HC-SR04

Sensor ultrasonik HC-SR04 merupakan sensor ultrasonik yang menggunakan frekuensi 40Hz. Sensor ultrasonik HC-SR04 merupakan sensor yang dapat digunakan untuk mengukur jarak antara objek dengan sensor HC-SR04. Sensor ultrasonik HC-SR04 terdiri dari 4 buah pin, yaitu Vcc, Trigger, Echo dan Ground. Berikut ini merupakan spesifikasi dari sensor ultrasonik HC-SR04, yaitu sensor bekerja pada tegangan DC 5V dengan arus kerja sebesar 15mA, Frekuensi kerja 40Hz, Jarak pengukuran maksimal yaitu 4 meter dan jarak pengukuran minimal yaitu 2cm, pengukuran sudut 15 derajat, sinyal masukan pemicu yaitu 10s TTL pulsa.


3.        Motor Servo L298N


 Gambar 3. 3 Motor Servo L298N

Modul Driver Motor L298N adalah pengendali motor populer untuk mikrokontroler seperti Arduino, berfungsi mengontrol kecepatan dan arah hingga dua motor DC atau satu motor stepper bipolar, menggunakan teknologi H-bridge untuk mengatur arus/tegangan motor secara independen, ideal untuk robotika karena kemampuan arus 2A per channel dan fitur proteksi, dengan kontrol arah melalui pin logika dan kecepatan lewat PWM.


4.        LED (Light Emitting Diode)

     Gambar 3.4 Light Emitting Diode

Dioda Pemancar Cahaya (LED) adalah perangkat semikonduktor yang mengubah energi listrik langsung menjadi cahaya ketika arus mengalir melaluinya, sebuah proses yang disebut elektroluminesensi di mana elektron dan "lubang" bergabung kembali, melepaskan energi sebagai foton (cahaya).


5.        Limit Switch

                                                                Gambar 3. 5 Limit Switch

Limit switch adalah sakelar elektromekanis yang mendeteksi posisi atau gerakan fisik objek untuk mengontrol mesin otomatis, berfungsi sebagai sensor batas yang mengaktifkan atau menonaktifkan sirkuit saat objek menyentuh aktuatornya (tuas, rol), sering digunakan untuk mengontrol pergerakan mesin seperti crane atau conveyor belt, atau mendeteksi keberadaan objek dalam sistem otomatisasi industri. 


B.       DIAGRAM BLOK



 Gambar 3.6 Diagram Blok Rangkaian



C.    DIAGRAM ALIR

                                                        Gambar 3. 7 Diagram Alir Rangkaian


          D.     RANGKAIAN SKEMATIK SISTEM

    Gambar 3. 8 Gambar Rangkaian


           E.    PROGRAM

Gambar 3. 9 Program


        I.            IV.      HASIL DAN PEMBAHASAN

A.    Gambar Hasil


     Gambar 4.1 Kondisi Mobil Masuk


     Gambar 4.2 Kondisi Mobil Keluar


B.    Cara Kerja

Sistem palang pintu parkir otomatis bekerja dengan memanfaatkan mikrokontroler Atmega 8051 sebagai pusat pengendali seluruh proses. Sensor ultrasonik dipasang pada jalur masuk dan jalur keluar untuk mendeteksi keberadaan kendaraan berdasarkan jarak. Ketika kendaraan mendekati sensor masuk dan jarak terdeteksi berada di bawah batas yang telah ditentukan, mikrokontroler akan memproses sinyal tersebut dan memerintahkan motor servo pada palang masuk untuk membuka.

 

Pada jalur keluar, sensor ultrasonik kedua berfungsi untuk mendeteksi kendaraan yang akan meninggalkan area parkir. Ketika sensor keluar mendeteksi kendaraan pada jarak tertentu, mikrokontroler akan mengaktifkan motor servo pada palang keluar untuk membuka. Setelah kendaraan melewati palang, motor servo akan kembali ke posisi semula karena limit switch tertekan. Dengan mekanisme tersebut, sistem palang pintu parkir otomatis dapat bekerja secara mandiri, akurat, dan efisien tanpa memerlukan pengoperasian manual.


         V.      KESIMPULAN

Proyek palang pintu otomatis berbasis 8051 berhasil menghadirkan sistem yang lebih efisien dan responsif dibandingkan cara manual. Dengan dukungan sensor dan kontrol mikrokontroler, palang dapat bekerja otomatis, meningkatkan keamanan, mengurangi kesalahan manusia, serta mempercepat proses keluar-masuk kendaraan.

 

     VI.      REFERENSI

Prawiroredjo, Kiki, and Samuel B. Tirtamihardja. "Sistem Parkir Cepat Berbasis Mikrokontroler AT89C51." Tesla, vol. 15, no. 2, 2013, pp. 103-113.


        I.            VII.   LINK PPT

https://www.canva.com/design/DAG6OCDrJI0/vtu61rK5aVvC7p_U3Rl8mg

 

VIII.       LINK YOUTUBE

            https://youtu.be/5SKPDfDAaKM?si=fH9TQ8sVs8Iq-AgA

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AIR TEMPERATURE SWITCHING AND MONITORING SYSTEM DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 BERBASIS ATMEGA 16

RANCANG BANGUN KALKULATOR DIGITAL OPERASI KALI DAN BAGI BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51

SISTEM LAMPU LALU LINTAS PERTIGAAN BERBASIS AT89s51 DENGAN SENSOR INFRAMERAH