IMPLEMENTASI TUTUP TONG SAMPAH OTOMATIS BERBASIS IC AT89S52
IMPLEMENTASI TONG SAMPAH OTOMATIS
BERBASIS SENSOR INFRARED
Dosen Pengampu :
Dr. Samuel Beta K., Ing. Tec, M. T.
Disusun oleh :
Kelompok 1 :
- Ahmad Yasin RE-2C 4.34.24.2.01
- Jovira Geralda Putri RE-2C 4.34.24.2.13
- M. Yusuf Maulana Akbar RE-2C 4.34.24.2.14
- Valentino Fristyan Aji Saputra RE-2C 4.34.24.2.26
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI REKAYASA
ELEKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke
hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga laporan
tugas besar dengan judul “Implementasi Tong Sampah Otomatis Berbasis Sensor
Infrared” dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Proyek ini merupakan
bagian dari upaya untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dasar sistem
kendali serta pemanfaatan teknologi sensor dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi tong sampah otomatis
berbasis sensor infrared bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan higienitas
dalam pengelolaan sampah dengan mengurangi kontak langsung antara pengguna dan
penutup tong sampah. Melalui sistem ini, penutup tong sampah akan terbuka
secara otomatis ketika sensor infrared mendeteksi keberadaan objek pada jarak
tertentu, sehingga diharapkan dapat mendorong kebiasaan membuang sampah pada
tempatnya secara lebih praktis dan higienis.
Tugas besar ini tidak hanya berfokus
pada perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga pada proses
analisis, pengujian, dan evaluasi kinerja sistem agar dapat bekerja secara
optimal dalam berbagai kondisi penggunaan. Selain itu, proyek ini diharapkan
dapat menjadi sarana penerapan ilmu yang telah diperoleh pada mata kuliah
terkait sensor, mikrokontroler, dan sistem kendali otomatis.
Dalam kesempatan ini, penulis
menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing,
seluruh dosen pengajar, pihak institusi, orang tua, serta teman-teman yang
telah memberikan dukungan, bimbingan, dan motivasi selama proses perancangan
hingga penyusunan laporan ini. Segala bantuan, baik secara moril maupun
materiil, sangat berarti bagi penulis dalam menyelesaikan proyek ini.
Penulis menyadari bahwa laporan
tugas besar ini masih jauh dari sempurna, sehingga kritik dan saran yang
membangun sangat diharapkan demi perbaikan di masa mendatang. Semoga laporan
ini dapat memberikan manfaat sebagai referensi bagi pengembangan sistem otomatisasi
sederhana di bidang pengelolaan sampah dan dapat menambah wawasan bagi pembaca
mengenai penerapan sensor infrared pada sistem kendali otomatis.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Di lingkungan umum seperti kantin
sekolah, rumah sakit, atau area perkantoran, tempat sampah konvensional sering
kali menjadi media penyebaran bakteri karena pengguna harus menyentuh tutupnya
secara langsung. Kondisi ini membuat banyak orang enggan membuka tutup tempat
sampah dengan benar, sehingga sampah kerap dibuang sembarangan di sekitar
tempat sampah atau tutup dibiarkan terbuka dalam waktu lama hingga menimbulkan
bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Oleh karena itu, diperlukan inovasi
teknologi tepat guna yang mampu meminimalkan interaksi fisik antara pengguna
dan tempat sampah tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai sarana pembuangan
sampah. Salah satu solusi yang relevan adalah penerapan sistem otomatisasi pada
tutup tempat sampah dengan memanfaatkan sensor infrared sebagai pendeteksi
keberadaan objek di depan penutup.
Melalui sistem ini, tutup tempat
sampah dapat terbuka dan tertutup secara otomatis tanpa sentuhan ketika sensor
mendeteksi tangan atau objek di jarak tertentu, sehingga kebersihan tangan
pengguna lebih terjaga dan risiko penularan bakteri dapat dikurangi. Selain
itu, mekanisme penutupan otomatis membantu memastikan tempat sampah tetap
tertutup setelah digunakan, sehingga dapat mengurangi bau tidak sedap, menjaga
kerapian area sekitar, serta menciptakan lingkungan yang lebih higienis dan
nyaman.
1.2 Tujuan
Tujuan dari proyek implementasi tong sampah otomatis
berbasis sensor infrared
adalah sebagai berikut :
1. Menghasilkan prototipe tong sampah
otomatis berbasis sensor infrared yang dapat membuka dan menutup tutup secara
otomatis tanpa sentuhan.
2. Meningkatkan tingkat kebersihan dan
higienitas di lingkungan umum dengan mengurangi kontak langsung pengguna dengan
tutup tempat sampah.
3. Menerapkan konsep mikrokontroler,
sensor, dan aktuator dalam suatu sistem otomatisasi sederhana yang fungsional
dan mudah dioperasikan.
1.3 Rumusan
Masalah
Dalam pengembangan proyek implementasi tong sampah otomatis
berbasis sensor infrared,
terdapat beberapa rumusan masalah yang harus ditentukan adalah sebagai berikut
:
1. Bagaimana merancang sistem tong
sampah otomatis berbasis sensor infrared yang mampu mendeteksi keberadaan objek
di depan tutup tempat sampah.
2. Bagaimana cara mengintegrasikan
sensor infrared, mikrokontroler, dan motor servo agar tutup tempat sampah dapat
membuka dan menutup secara otomatis.
3. Bagaimana menentukan indikator yang
tepat (misalnya LED merah dan hijau) untuk menunjukkan kondisi kerja tong
sampah otomatis kepada pengguna.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 IC
AT89S52
IC AT89S52
adalah mikrokontroler 8-bit keluarga 8051 yang berfungsi sebagai pusat
pengendali seluruh sistem, tempat program utama disimpan dan dijalankan untuk
mengatur kerja sensor, motor, serta indikator. Mikrokontroler ini memiliki
memori flash, RAM, dan beberapa port input–output yang dapat diprogram sehingga
mampu membaca sinyal dari sensor infrared dan mengirim sinyal kontrol ke motor
servo maupun LED.
2.2 Sistem
Minimum
Sistem
minimum AT89S52 adalah rangkaian dasar yang berisi mikrokontroler beserta
komponen pendukung seperti rangkaian reset, osilator (kristal dan kapasitor),
serta catu daya yang membuat mikrokontroler dapat bekerja dengan stabil.
Rangkaian ini memastikan AT89S52 dapat menyala, berosilasi pada frekuensi
tertentu, dan siap mengeksekusi program yang sudah di-download ke dalam memori
flash.
2.3 Motor
Servo SG90
Motor servo
SG90 adalah motor DC kecil dengan mekanisme gearbox dan rangkaian kontrol
internal yang memungkinkan porosnya bergerak pada sudut tertentu secara presisi
berdasarkan sinyal PWM dari mikrokontroler. Dalam proyek tong sampah otomatis,
servo SG90 digunakan untuk menggerakkan tutup tempat sampah agar dapat membuka
dan menutup secara otomatis sesuai perintah yang diberikan oleh AT89S52.
2.4 Sensor
Infrared
Sensor
infrared yang digunakan umumnya berupa modul pemancar dan penerima sinar infra
merah yang mampu mendeteksi keberadaan objek di depannya melalui pantulan
cahaya. Ketika tangan atau benda mendekati sensor, modul akan menghasilkan
sinyal logika (HIGH/LOW) yang dikirim ke mikrokontroler sebagai trigger untuk
menggerakkan motor servo membuka atau menutup tutup tempat sampah.
2.5 Kabel
Jumper
Kabel jumper
adalah kabel fleksibel dengan ujung pin male atau female yang digunakan untuk
menghubungkan pin antar komponen pada breadboard dan sistem minimum tanpa
proses penyolderan. Penggunaan kabel jumper memudahkan perakitan, pengujian,
maupun modifikasi rangkaian karena sambungan dapat dipindah atau diganti dengan
cepat sesuai kebutuhan desain.
2.6 LED
Merah & Hijau
LED merah
dan hijau berfungsi sebagai indikator visual kondisi sistem, misalnya LED hijau
untuk menunjukkan bahwa sistem siap atau bekerja normal, sedangkan LED merah
untuk menandai kondisi tertentu seperti error, proses buka-tutup, atau tegangan
baterai rendah. Dengan adanya indikator ini, pengguna dapat dengan mudah
mengetahui status kerja tong sampah otomatis tanpa harus melihat langsung
rangkaian elektroniknya.
2.7 Breadboard
Breadboard
adalah papan prototyping tanpa solder yang memiliki lubang-lubang terhubung
secara internal, sehingga komponen dan kabel jumper dapat dipasang sementara
untuk membentuk rangkaian elektronik. Alat ini sangat membantu dalam tahap
percobaan karena memungkinkan perakitan dan perbaikan rangkaian dilakukan
dengan cepat sebelum dibuat versi permanen pada PCB.
2.8 Baterai
5V
Baterai 5V
berperan sebagai sumber catu daya utama yang menyuplai tegangan ke sistem
minimum AT89S52, sensor infrared, motor servo SG90, dan LED indikator. Dengan
sumber daya ini, tong sampah otomatis dapat beroperasi secara mandiri tanpa
harus terhubung ke adaptor listrik, sehingga lebih fleksibel ditempatkan di
berbagai lokasi.
BAB III
PERANCANGAN ALAT
3.1 Daftar
Komponen
Komponen yang digunakan dalam
perancangan alat :
1. IC AT89S52
2. Sistem Minimum
3. Motor Servo SG90
4. Sensor Infrared
5. Kabel Jumper
6. LED Merah & Hijau
7. Breadboard
8. Tempat Baterai
9. Baterai 5V
3.2 Cara
Kerja
Pada kondisi
normal, tutup tempat sampah tertutup dan tidak ada objek yang terdeteksi sensor
infrared sehingga sistem berada pada mode siaga dengan LED merah menyala
sebagai penanda siap digunakan. Ketika tangan atau objek lain masuk ke jarak
deteksi sensor, sinyal tegangan dikirim ke mikrokontroler dan diproses sebagai
perintah untuk menggerakkan motor servo membuka tutup tempat sampah secara
otomatis. Saat tutup terbuka, LED berubah menjadi hijau yang menunjukkan tempat
sampah aktif dan siap menerima sampah. Setelah objek menjauh dan tidak lagi
terdeteksi, mikrokontroler menginstruksikan servo untuk menutup kembali tutup
tempat sampah, kemudian LED kembali menyala merah sebagai tanda sistem kembali
ke kondisi normal dan siap digunakan lagi.
3.3 Diagram
Blok
3.4 Diagram
Alir
3.5 Gambar
Rangkaian
3.6 Kode Program
HASIL
DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
Demo Alat : https://youtu.be/fYN9r_TQa14
BAB V
KESIMPULAN
Proyek Implementasi Tong Sampah
Otomatis Berbasis Sensor Infrared berhasil merealisasikan sebuah sistem yang
mampu membuka dan menutup tutup tempat sampah secara otomatis tanpa sentuhan,
sehingga mengurangi kontak langsung antara pengguna dan permukaan tempat
sampah. Sistem yang mengintegrasikan mikrokontroler, sensor infrared, motor
servo, dan indikator LED ini dapat bekerja sesuai rancangan: mendeteksi objek,
menggerakkan tutup, serta menampilkan status kerja melalui LED merah dan hijau.
Dengan demikian, proyek ini tidak hanya membuktikan bahwa penerapan teknologi
sensor dan mikrokontroler pada sarana kebersihan sangat memungkinkan, tetapi
juga memberikan solusi praktis untuk meningkatkan higienitas dan kenyamanan di
lingkungan umum.
DAFTAR
PUSTAKA
Budiharto, W. 2004. Interfacing Komputer dan
Mikrokontroler. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Kadir, A. 2013. Panduan Praktis Mempelajari Aplikasi
Mikrokontroler dan Pemrogramannya Menggunakan Arduino. Yogyakarta: Andi.
Blikai. 2024. “At89s52
Microcontroller: Applications, Features and Datasheet.” https://www.blikai.com.
CircuitDigest. 2025. “Interfacing IR Sensor Module with
Arduino.”
Instructables. 2024. “Interfacing IR Sensor Module With
Arduino: 6 Steps.” https://www.instructables.com.
How2Electronics. 2025. “How to use IR Sensor Module with
Arduino – Simple Guide.” https://how2electronics.com.
Controllerstech. 2025. “IR Sensor Interfacing with Arduino
(Digital + Analog Guide).” https://controllerstech.com.
Komentar
Posting Komentar