PALANG PINTU OTOMATIS BERBASIS AT89C51
PERANCANGAN PALANG PINTU BERBASIS AT89C51
DOSEN
PENGAMPU :
Dr. Samuel
Beta Kuntardjo, Ing. Tech., M.T.
Disusun
Oleh:
1Ajay Kamal F.S 4.34.24.1.03
2.Fakhri Akmal N 4.34.24.1.10
3.Ihsan Abdilah 4.34.24.1.15
4.Rakha Malvin Poer F 4.34.24.1.22
PROGRAM
STUDI TEKNIK REKAYASA ELEKTRONIKA
JURUSAN
TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK
NEGERI SEMARANG
2025
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Abstrak
Dalam Pembuatan
simulasi ini kelompok
kami bertujuan untuk merancang sebuah sistem
dalam mengoprasikan palang pintu . Untuk itu kelompok
kami melakukan perancangan terhadap sistem kendali otomatis pada
perlintasan kereta api menggunakan mikrokontroler yang
diharapkan bisa membantu mengefisienkan dalam
mengoprasikan palang pintu. Cara kerja alat ini yaitu
dengan memanfaatkan mikrokontroler AT89C51, servo dan push button ebagai
pemberi inputan data. Cara kerja prototipe ini yaitu ketika push button
masuk di tekan maka memberi inputan dan di proses pada
mikrokontroler AT89C51 dan memberikan luaran yaitu servo membuka atau bergerak
sebesar 90 darajat, dan ketika push button di tekan maka servo
menutup atau bergerak -90 drajat atau 0 drajat. Dan kami menggunakann proteus
untuk simulasi dan menggunakan edsim untuk memprogram pada AT89C51
1.2 Latar Belakang
Perkembangan
teknologi elektronika dan sistem kendali saat ini mendorong terciptanya
berbagai perangkat otomatis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi,
keamanan, dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapan
teknologi otomasi yang banyak digunakan adalah palang pintu otomatis, yang umum
dijumpai pada perlintasan kereta api, area parkir, gerbang perumahan, maupun
kawasan industri. Sistem palang pintu otomatis dirancang untuk menggantikan
sistem manual sehingga dapat meminimalkan kesalahan manusia (human error) serta
meningkatkan tingkat keselamatan pengguna.
Dalam
perancangan sistem palang pintu otomatis, diperlukan suatu pengendali utama
yang mampu mengolah data dari sensor, mengambil keputusan logika, serta
mengendalikan aktuator secara tepat dan terprogram. Mikrokontroler AT89C51,
yang merupakan bagian dari keluarga MCS-51, menjadi salah satu pilihan yang
tepat karena memiliki arsitektur sederhana, stabil, dan mudah diprogram.
AT89C51 juga dilengkapi dengan memori internal, port input/output yang cukup,
serta kemampuan pemrosesan yang memadai untuk aplikasi sistem kendali sederhana
hingga menengah.
Penggunaan
AT89C51 dalam sistem palang pintu otomatis memungkinkan integrasi berbagai
komponen pendukung seperti sensor infra merah atau sensor proximity sebagai
pendeteksi objek, motor DC atau motor servo sebagai penggerak palang, serta
rangkaian driver motor sebagai penguat arus. Dengan pemrograman yang tepat,
mikrokontroler ini mampu mengatur proses buka dan tutup palang pintu secara
otomatis berdasarkan kondisi yang terdeteksi oleh sensor.
Selain
itu, AT89C51 memiliki keunggulan dari segi biaya yang relatif murah, konsumsi
daya rendah, serta ketersediaan perangkat pengembangan yang luas, sehingga
sangat sesuai digunakan sebagai media pembelajaran maupun aplikasi nyata. Oleh
karena itu, perancangan palang pintu otomatis berbasis mikrokontroler AT89C51
diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif, efisien, dan aplikatif dalam
mendukung sistem otomasi dan keselamatan.
1.3 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara merancang system palang pintu parkir yang efisien
dengan mikrokontroler?
2. Bagaimana mengintegrasikan
perangkat seperti servo dan push button dalam satu sistem?
1.4 Tujuan
1. Membuat sistem palang pintu menggunakan AT89C51
dengan sistem masuk dan keluar.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Mikrokontroler AT89C51
AT89C51 adalah mikrokontroler 8-bit
dari keluarga MCS-51 yang diproduksi oleh Atmel (sekarang Microchip).
Mikrokontroler ini berfungsi sebagai pengendali utama dalam suatu sistem
elektronik karena mampu menerima input, mengolah data, dan menghasilkan output
sesuai program yang ditanamkan.
AT89C51 memiliki memori Flash 4 KB
untuk menyimpan program, 128 byte RAM internal, serta 32 jalur input/output
yang terbagi dalam 4 port (Port 0 sampai Port 3). Selain itu, AT89C51
dilengkapi dengan timer/counter, sistem interupsi, dan osilator internal yang
mendukung kinerja pemrosesan instruksi secara stabil.
Karena strukturnya sederhana, mudah
diprogram, biaya relatif murah, dan banyak digunakan dalam pembelajaran,
AT89C51 sering dimanfaatkan pada aplikasi seperti palang pintu otomatis, sistem
lampu otomatis, penghitung digital, dan kontrol motor sederhana.
2.2 Motor Servo
Motor servo adalah sebuah motor DC dengan sistem umpan
balik tertutup di mana posisi rotor-nya akan diinformasikan kembali ke
rangkaian kontrol yang ada di dalam
motor servo. Motor ini terdiri dari sebuah motor DC, serangkaian gear, potensiometer, dan
rangkaian kontrol. Potensiometer berfungsi untuk menentukan batas sudut dari
putaran servo. Sedangkan sudut dari sumbu motor servo diatur berdasarkan lebar
pulsa yang dikirim melalui kaki sinyal dari kabel motor servo. Dan pada
rancangan ini berfungsi sebagai membuka dan menutup palang pintu.
2.3 Push Button Microswitch
Push button microswitch, atau saklar tombol tekan, adalah perangkat elektronik yang
berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran listrik dengan cara
menekan tombol. Dalam kondisi normal, saklar ini berada dalam dua keadaan:
Normally Open (NO), di mana kontaknya terbuka dan tidak mengalirkan listrik
sampai tombol ditekan, dan Normally Closed (NC), di mana kontaknya
tertutup dan mengalirkan listrik sampai tombol ditekan. Ketika tombol ditekan,
kontak di dalam saklar akan tertutup (untuk NO) atau terbuka (untuk NC),
sehingga memungkinkan atau memutuskan aliran listrik dalam sirkuit. Mekanisme
ini sangat penting dalam berbagai aplikasi elektronik, mulai dari
kontrol perangkat sederhana seperti lampu hingga sistem yang lebih kompleks dalam industri,
karena memberikan cara yang mudah dan efektif untuk mengendalikan
aliran listrik secara manual. Dan pada rancangan ini push button
microswitch berfungsi sebagai masukan pada mikrokontroler.
BAB III METODOLOGI
3.1 Aplikasi
yang digunakan
1.
Edsim
2.
Proteus
8
3.2 Diagram
Blok
3.3 Flowchart
Start :
program dimulai
Port 2
(P2) diatur ke nilai 00H
Port 1
(P1) diatur ke nilai FFH
Main Loop:
Program masuk ke siklus utama yang akan diulang terus-menerus.
Cek tombol
BUKA (P1.1 = 0?) Sistem memeriksa apakah tombol BUKA telah ditekan.
jika
tombol buka high maka motor akan aktif
motor
delay selama 3 detik
kemudian
motor off dan kembali ke cek tombol buka
3.4 Rangkaian
3.5 Program
;=========================================
; Program Motor Palang
dengan L298N
; Compatible: EdSim51
& Proteus
; P1.0 = Tombol
TUTUP (motor kiri) → 3 detik
; P1.1 = Tombol
BUKA (motor kanan) → 3 detik
; P2.0 = IN1 L298N
; P2.1 = IN2 L298N
;
; Wiring L298N:
; - EN A (Pin 6) = +5V
(langsung)
; - IN1 (Pin 5) = P2.0
; - IN2 (Pin 7) = P2.1
; - OUT1, OUT2 = Motor
DC
;=========================================
ORG 0000H
LJMP START
ORG 0030H
START:
MOV P2, #00H ; Motor OFF awal
MOV P1, #0FFH ; Aktivkan internal pull-up tombol
MAIN_LOOP:
; ===== CEK TOMBOL BUKA (P1.1) =====
JNB P1.1, MOTOR_BUKA ; Jika P1.1 = 0 (ditekan)
; ===== CEK TOMBOL TUTUP (P1.0) =====
JNB P1.0, MOTOR_TUTUP ; Jika P1.0 = 0 (ditekan)
; Tidak ada tombol ditekan, ulangi loop
SJMP MAIN_LOOP
;=========================================
; MOTOR BUKA = PUTAR
KANAN (3 DETIK)
; L298N: IN1=HIGH,
IN2=LOW → CW
;=========================================
MOTOR_BUKA:
SETB P2.0 ; IN1 = 1
CLR
P2.1 ; IN2 = 0
LCALL DELAY_3S ; Delay 3 detik
LCALL MOTOR_OFF
SJMP MAIN_LOOP
;=========================================
; MOTOR TUTUP = PUTAR
KIRI (3 DETIK)
; L298N: IN1=LOW,
IN2=HIGH → CCW
;=========================================
MOTOR_TUTUP:
CLR
P2.0 ; IN1 = 0
SETB P2.1 ; IN2 = 1
LCALL DELAY_3S ; Delay 3 detik
LCALL MOTOR_OFF
SJMP MAIN_LOOP
;=========================================
; MOTOR OFF (STOP)
; L298N: IN1=LOW,
IN2=LOW → STOP
;=========================================
MOTOR_OFF:
CLR P2.0
CLR P2.1
RET
;=========================================
; DELAY 3 DETIK
; Menggunakan loop
nested untuk timing
;=========================================
DELAY_3S:
MOV R7, #6
; 6 iterasi × 0.5s = 3 detik
DELAY_3S_LOOP:
LCALL DELAY_500MS
DJNZ R7, DELAY_3S_LOOP
RET
;=========================================
; DELAY 500 ms (0.5
detik)
; Crystal 12MHz (cycle
time = 1us)
; Loop calculation:
200 × 250 × 12 cycle ≈ 500ms
;=========================================
DELAY_500MS:
MOV R6, #200 ; Outer loop
LOOP_OUTER:
MOV R5, #250 ; Inner loop
LOOP_INNER:
DJNZ R5, LOOP_INNER
DJNZ R6, LOOP_OUTER
RET
END
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Pembahasan
Pada proyek ini, kami berhasil mengimplementasikan sistem
parkir otomatis berbasis AT89C51 dengan berbagai komponen motor servo dan
push button. Berikut adalah pembahasan rinci dari hasil proyek:
1. Fungsi Utama Sistem
Sistem ini berhasil menjalankan fungsi utamanya, yaitu:Ketika
push button masuk ditekan maka servo akan membuka atau bergerak sebesar 90
derajat, dan ketika push button keluar ditekan maka servo akan menutup atau
bergerak sebesar -90 derajat. Dan push button tidak memerlukan pull up
eksternal karena sudah ada di dalam progam atau pull up internal.
2. Keandalan Sistem
Sistem menunjukkan performa yang stabil selama pengujian.
Tombol input memiliki fitur debounce untuk mencegah pembacaan ganda akibat
pantulan tombol. Motor servo juga bekerja dengan baik, membuka dan
menutup palang pintu dengan responsif.
3. Efisiensi Sistem
Penggunaan AT89C51 sebagai pengendali
utama sangat efisien karena menyediakan banyak fitur dalam satu mikrokontroler,
seperti dukungan untuk motor servo dll . Selain itu, implementasi
kontrol berbasis tombol membuat sistem sederhana dan mudah digunakan.
4. Potensi Pengembangan
Sistem ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur tambahan seperti:
a) Penggunaan push buttton
bisa di bantu dengan sensor gelombang atau sensor infrared agar lebih efisien.
b) Menambahkan led sebagai tanda
servo membuka dan menutup.
c) Integrasi Aplikasi Mobile: Sistem dapat dihubungkan dengan aplikasi untuk memantau
kapasitas parkir secara online.
d) Keamanan Tambahan: Integrasi dengan kamera atau sistem RFID untuk meningkatkan
keamanan parkir.
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Proyek
palang pintu otomatis berbasis AT89C51 ini menggunakan tombol pada port P1
untuk mengatur arah putaran motor melalui driver TB6612. Mikrokontroler
memantau tombol BUKA (P1.1) dan TUTUP (P1.0), lalu mengaktifkan motor selama
beberapa detik agar palang dapat bergerak penuh sebelum berhenti. Dengan
dukungan rangkaian osilator dan reset, sistem bekerja stabil dan responsif
sebagai solusi otomasi palang pintu yang sederhana namun efektif.
BAB VI
DAFTAR PUSTAKA
Borman, R. I., Syahputra, K., Jupriyadi, J., &
Prasetyawan, P. (2018). Implementasi Internet Of Things pada Aplikasi
Monitoring Kereta Api dengan Geolocation Information System. Seminar Nasional
Teknik Elektro, 2018, 322–327.
Kurniawan, F., & Surahman, A. (2021). SISTEM KEAMANAN
PADA PERLINTASAN KERETA API MENGUNAKAN SENSOR INFRARED BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO
UNO. Jurnal Teknologi Dan Sistem Tertanam
Samsugi, S., Yusuf, A. I., & Trisnawati, F. (2020).
Sistem Pengaman Pintu Otomatis Dengan Mikrokontroler Arduino Dan Module Rf
Remote. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali Dan Listrik, 1(1), 1–6.







Komentar
Posting Komentar