SISTEM PARKIR DENGAN COUNTER BERBASIS MIKROKONTROLER KELUARGA 51
Perancangan Sistem Parkir Dengan Counter Berbasis Mikrokontroler Keluarga 51
Dosen Pengampu :
Dr. Samuel Beta Kuntardjo, Ing.Tech., M.T.
Disusun Oleh :
1.
Ananta Aldi
Andreawan 3.32.24.3.04
2.
Evan Rachel
Yuniarto 3.32.24.3.09
3.
Maulida Tyani
Ekaristy 3.32.24.3.16
4.
Rafiqurahman
Firdaus 3.32.24.3.21
PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ELEKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2025/2026
Kata Pengantar
Puji dan
syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan
karunia-Nya sehingga laporan dengan judul “Perancangan Sistem Parkir
dengan Counter Manual Berbasis Mikrokontroler AT89S51” ini dapat
disusun dan diselesaikan dengan baik.
Laporan ini
disusun sebagai salah satu tugas pembuatan blog pada mata kuliah
Mikrokontroler. Sistem yang dirancang merupakan sistem parkir sederhana yang
menggunakan metode counter manual, di mana perhitungan jumlah
kendaraan dilakukan menggunakan push button sebagai simulasi
kendaraan masuk dan keluar. Mikrokontroler AT89S51 digunakan
sebagai pengendali utama, sedangkan seven segment berfungsi
untuk menampilkan jumlah kendaraan yang terdeteksi.
Penulis
menyadari bahwa laporan ini masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu,
penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa
mendatang. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.
Semarang, 16 Desember 2025
Kelompok D4
I.PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sistem parkir merupakan
fasilitas penting di berbagai tempat umum seperti kampus, perkantoran, dan
pusat perbelanjaan. Pengelolaan parkir yang masih dilakukan secara manual
sering menimbulkan permasalahan, seperti kesalahan pencatatan jumlah kendaraan
dan ketergantungan pada petugas parkir.
Dengan berkembangnya teknologi
mikrokontroler, sistem parkir dapat dirancang menjadi lebih sederhana dan
efisien. Salah satu penerapan yang mudah dipahami adalah sistem parkir berbasis
counter, di mana jumlah kendaraan dihitung secara bertahap
setiap ada kendaraan masuk atau keluar.
Pada proyek ini digunakan
mikrokontroler AT89S51 dari keluarga MCS-51 sebagai pusat
kendali sistem. Push button digunakan sebagai simulasi kendaraan masuk dan
keluar, sedangkan seven segment digunakan untuk menampilkan jumlah kendaraan
parkir. Sistem ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran untuk memahami
konsep dasar penerapan mikrokontroler dalam sistem parkir.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana merancang sistem
parkir berbasis counter manual menggunakan mikrokontroler AT89S51?
2.
Bagaimana cara menghitung
jumlah kendaraan masuk dan keluar menggunakan push button?
3.
Bagaimana menampilkan hasil
perhitungan jumlah kendaraan pada seven segment?
Tujuan
1.
Merancang sistem parkir
berbasis counter manual menggunakan mikrokontroler AT89S51.
2.
Mengimplementasikan push button
sebagai input simulasi kendaraan masuk dan keluar.
3.
Menampilkan jumlah kendaraan
parkir menggunakan seven segment.
II.
METEDOLOGI
1.
Perencanaan Sistem
· Menentukan fungsi sistem sebagai penghitung jumlah kendaraan parkir menggunakan
metode counter manual.
· Menentukan komponen yang digunakan, yaitu mikrokontroler AT89S51,
resistor, crystal, kapasitor, push button, dan seven segment.
2.
Perancangan Hardware
· Mikrokontroler AT89S51 sebagai pengendali utama sistem.
· Push button sebagai input untuk menambah dan mengurangi nilai
counter.
· Seven segment sebagai output untuk menampilkan jumlah kendaraan.
· Crystal dan kapasitor sebagai rangkaian osilator.
· Resistor sebagai pembatas arus dan pull-up input.
3.
Pengembangan Software
· Program ditulis menggunakan bahasa assembly mikrokontroler keluarga
51.
· Logika program dirancang untuk menaikkan nilai counter saat tombol
masuk ditekan dan menurunkan nilai counter saat tombol keluar ditekan.
· Nilai counter ditampilkan pada seven segment.
4.
Pengujian dan Evaluasi
·
Melakukan pengujian fungsi push
button sebagai input.
·
Mengamati perubahan tampilan
seven segment sesuai dengan penekanan tombol.
·
Mengevaluasi kestabilan sistem
secara keseluruhan.
III.
KAJIAN PUSTAKA
Komponen Utama
1.
AT89S51
mikrokontroler 8-bit berbasis
arsitektur MCS-51 yang diproduksi oleh Atmel. Mikrokontroler ini memiliki 4 KB
Flash memory, 128 byte RAM internal, 32 jalur input/output (I/O), serta
dilengkapi dengan timer/counter, port serial, dan sistem interupsi. AT89S51
banyak digunakan dalam sistem kendali sederhana karena mudah diprogram, stabil,
dan sesuai untuk aplikasi seperti sistem parkir otomatis, pengendalian sensor,
serta tampilan informasi berbasis LCD.
5.
Kapasitor
Komponen elektronika yang berfungsi
untuk menyimpan muatan listrik sementara. Dalam rangkaian mikrokontroler,
kapasitor digunakan untuk menstabilkan tegangan, membantu kerja rangkaian
osilator, serta mendukung rangkaian reset agar sistem dapat bekerja dengan
baik.
6.
Crystal
Komponen elektronika yang berfungsi
sebagai sumber clock untuk mikrokontroler. Kristal menghasilkan frekuensi yang
stabil sehingga mikrokontroler dapat menjalankan instruksi program dengan tepat
dan sinkron.
7.
Resistor
Komponen elektronika yang berfungsi
untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian. Pada sistem
mikrokontroler, resistor digunakan untuk pembatas arus, penarik
(pull-up/pull-down), serta mendukung kerja rangkaian reset dan sensor agar sistem
bekerja stabil.
8.Push
Button
Push button adalah saklar tekan yang
berfungsi sebagai input digital. Pada sistem ini, push button digunakan sebagai
simulasi kendaraan masuk dan keluar area parkir.
9.Seven Segment
Seven segment merupakan
perangkat tampilan digital yang terdiri dari tujuh LED dan digunakan untuk
menampilkan angka 0 sampai 9. Seven segment digunakan untuk menampilkan jumlah
kendaraan parkir.
Block Diagram
Flowchart
Program
ORG 0000H
MOV P2, #0FFH
; PORT2 sebagai input tombol
MOV P1, #0FFH
; PORT1 sebagai output (common anode)
MOV R2, #00H
; counter mulai dari 0
ACALL TAMPIL
; tampilkan angka awal
MAIN:
;
======================
; Cek SW0
(P2.0) untuk tambah
;
======================
JNB P2.0,
TOMBOL_TAMBAH
;
======================
; Cek SW1
(P2.1) untuk kurang
;
======================
JNB P2.1,
TOMBOL_KURANG
SJMP MAIN
; =========================
;
TOMBOL TAMBAH
; =========================
TOMBOL_TAMBAH:
INC
R2 ; counter = counter
+ 1
CJNE R2,
#10, OK1 ; jika belum 10 → lanjut
MOV R2,
#00H ; jika 10 → kembali ke 0
OK1:
ACALL
TAMPIL ; tampilkan angka
terbaru
TUNGGU_LEPAS0:
JNB P2.0,
TUNGGU_LEPAS0 ; tunggu tombol dilepas
SJMP MAIN
; =========================
;
TOMBOL KURANG
; =========================
TOMBOL_KURANG:
JZ
MIN0 ; jika R2 = 0 →
tidak bisa kurang
DEC
R2 ; counter = counter
- 1
SJMP OK2
MIN0:
MOV R2,
#09H ; jika 0 lalu dikurang →
jadi 9
OK2:
ACALL
TAMPIL
TUNGGU_LEPAS1:
JNB P2.1,
TUNGGU_LEPAS1 ; tunggu tombol dilepas
SJMP MAIN
; =========================
;
SUBRUTIN TAMPIL
; =========================
TAMPIL:
MOV A, R2
MOV DPTR,
#TABEL
MOVC A,
@A+DPTR ; ambil data dari tabel
MOV P1,
A ; kirim ke 7-seg
RET
; =========================
;
TABEL 7-SEG
; (Pola Common Anode 0–9)
; =========================
TABEL:
DB
0C0H ; 0
DB
0F9H ; 1
DB
0A4H ; 2
DB
0B0H ; 3
DB
099H ; 4
DB
092H ; 5
DB
082H ; 6
DB
0F8H ; 7
DB
080H ; 8
DB
090H ; 9
END
IV.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
1.
Sistem Hardware
·
Port
P1.0 – P1.7 sebagai output seven segment,
digunakan untuk menampilkan angka 0–9 secara real-time.
·
Port
P2.0 dan P2.1 sebagai input push button,
digunakan untuk menambah dan mengurangi nilai counter.
·
Pin
XTAL1 & XTAL2 terhubung ke crystal oscillator, yang
berfungsi sebagai sumber clock mikrokontroler AT89S51.
·
Pin
RST digunakan sebagai rangkaian reset sistem, sehingga
mikrokontroler dapat memulai program dari kondisi awal.Pin XTAL1 & XTAL2
untuk osilator
·
Resistor
seri digunakan pada seven segment, berfungsi
sebagai pembatas arus ke LED display.
·
Push
button terhubung melalui resistor pull-up, untuk menjaga
kestabilan logika input saat tidak ditekan.
2.
Sistem Software
·
Inisialisasi
port,
Port 2 sebagai input tombol dan Port 1 sebagai output seven segment.
·
Counter
disimpan di register R2, dimulai dari nilai 0.Kode assembly bisa diimplementasikan
·
Rutinitas
TOMBOL TAMBAH, menjalankan
penambahan counter +1 hingga batas 9 kemudian kembali ke 0.
·
Rutinitas
TOMBOL KURANG, menjalankan
pengurangan counter -1 dan jika mencapai 0 akan kembali ke nilai 9.
·
Tabel
pola seven segment, digunakan untuk mengubah nilai counter
menjadi bentuk tampilan angka
·
Debounce
manual tombol, mikrokontroler menunggu tombol dilepas sebelum
membaca input berikutnya.
Pembahasan
·
Sistem
ini menerapkan logika counter sederhana pada mikrokontroler AT89S51, di
mana push button digunakan untuk menambah dan mengurangi nilai hitungan secara
manual. Mikrokontroler membaca input dari Port 2 dan mengatur perubahan
tampilan angka pada seven segment melalui Port 1.
·
Penggunaan
tabel pola seven segment pada program assembly membuat tampilan angka stabil
dan akurat, sehingga setiap perubahan nilai counter dapat
langsung ditampilkan dalam bentuk angka 0-9 tanpa kesalahan tampilan.
·
Hasil
pengujian menunjukkan sistem bekerja responsif dan konsisten,
tombol dapat menambah atau mengurangi angka dengan baik, dan proses looping
nilai counter dari 9 kembali ke 0 (dan sebaliknya) berjalan sesuai perancangan.
V.
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil perancangan dan pengujian sistem, dapat disimpulkan bahwa sistem parkir
berbasis counter manual menggunakan mikrokontroler AT89S51 dapat bekerja dengan
baik sesuai fungsi yang direncanakan. Push button mampu digunakan sebagai input
untuk menambah dan mengurangi jumlah kendaraan secara real-time, dan
mikrokontroler dapat memproses perubahan nilai dengan cepat tanpa error
tampilan.
Selain
itu, implementasi seven segment sebagai media tampilan angka menjadikan
informasi jumlah kendaraan mudah dibaca dan akurat. Sistem ini terbukti
memberikan gambaran jelas mengenai proses kerja input–output pada
mikrokontroler keluarga 51, sehingga dapat dijadikan dasar pengembangan sistem
parkir otomatis di tingkat yang lebih lanjut.
VI.
REFERENSI
https://books.google.com/books/about/The_8051_Microcontroller_and_Embedded_Sy.html?id=ljgkCZk06_YC
VII. LAMPIRAN
Link Video Narasi: https://youtu.be/VsAfXC4Snr0?si=Bak-R4xuOtxHJKcL
Komentar
Posting Komentar